Penanganan Darurat Bencana NTT, BNPB Kerahkan Enam Helikopter

Wednesday, 7 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. (H.C) Doni Monardo / Net

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. (H.C) Doni Monardo / Net

DAELPOS.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kerahkan enam helikopter guna penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 12 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengerahan helikopter tersebut sebagaimana arahan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. (H.C) Doni Monardo di Lembata, Flores, NTT, Selasa (6/4).

Adapun enam helikopter tersebut meliputi Heli MI-8 dengan daya angkut delapan ton yang direposisi dari Kalimantan Barat dan Heli Kamov 32 A dengan daya angkut lima ton yang direposisi dari Riau.

Kemudian Heli EC-115 berkapasitas 12 tempat duduk, Heli AW 199 berkapasitas 7 tempat duduk, Heli jenis Bell 412EP dengan kapasitas 12 tempat duduk dan Heli AS-365 kapasitas 11 tempat duduk.

Sebagaimana perintah Kepala BNPB, helikopter tersebut akan difungsikan untuk mendistribusikan logistik dan peralatan di lokasi yang terisolir pasca terputusnya akses akibat longsor maupun akses penyeberangan laut yang tidak memungkinkan akibat gelombang tinggi.

Selain itu, helikopter tersebut juga difungsikan guna mengakomodir para warga yang membutuhkan pertolongan darurat terutama kelompok rentan, sekaligus untuk mengangkut tim medis yang ditugaskan di posko penanganan darurat.

Sebagaimana diketahui bahwa percepatan penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 12 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami beberapa kendala teknis seperti akses terputus hingga faktor cuaca buruk.

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah yang masih belum dapat diakses sepenuhnya meliputi Kabupaten Malaka, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.

Adapun akses darat menuju wilayah Kabupaten Malaka masih terputus akibat longsor, kemudian Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata juga belum sepenuhnya dapat diakses mengingat gelombang laut masih tinggi sehingga harus menggunakan moda transportasi udara.

See also  Mulai Diuji Coba Desember 2023, Menteri Basuki: Pemerintah Indonesia Komitmen Sukseskan Penerapan Teknologi MLFF

Di sisi lain, tim di lapangan juga melaporkan bahwa kondisi Kota Kupang saat ini listrik belum sepenuhnya pulih dan sinyal jaringan telekomunikasi selular juga masih dalam kendala.

Sejumlah pohon dan tiang papan reklame dilaporkan tumbang dan sempat menutup beberapa akses jalan.

Sementara itu beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar masih belum beroperasi karena bangunan mengalami kerusakan terdampak cuaca ekstrem sehingga menimbulkan antrean panjang.

Hingga saat ini banyak yang memilih tinggal di hotel yang menyediakan genset listrik untuk keperluan mobilitas, sehingga banyak hotel penuh di Kota Kupang.

Berita Terkait

Menteri Dody Tinjau Infrastruktur Banjir di Aceh, Pastikan Logistik Gayo Lues Lancar
Gotong Royong PMI Pulihkan Layanan Medis Sumatera
Perkuat Layanan Air Bersih Aceh Utara, Kementerian PU Bangun SPAM IKK Langkahan
Kementerian PU Identifikasi Kerusakan Bendung dan Jaringan Irigasi D.I. Pante Lhong di Kabupaten Bireuen
Pulihkan Pertanian Masyarakat, Kementerian PU Tangani Infrastruktur Daerah Irigasi Jambo Aye Pascabencana
Sinergi Kementerian PU-Hutama Karya Pulihkan Layanan Air Aceh Tamiang
Tahun Baruan Seru, Naik MRT Cuma Rp1!
Pulihkan Akses Air Bersih, Hutama Karya Bantu Rehabilitasi Pengolahan Air di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sunday, 4 January 2026 - 21:46 WIB

Menteri Dody Tinjau Infrastruktur Banjir di Aceh, Pastikan Logistik Gayo Lues Lancar

Saturday, 3 January 2026 - 18:57 WIB

Gotong Royong PMI Pulihkan Layanan Medis Sumatera

Saturday, 3 January 2026 - 13:19 WIB

Perkuat Layanan Air Bersih Aceh Utara, Kementerian PU Bangun SPAM IKK Langkahan

Friday, 2 January 2026 - 09:51 WIB

Kementerian PU Identifikasi Kerusakan Bendung dan Jaringan Irigasi D.I. Pante Lhong di Kabupaten Bireuen

Friday, 2 January 2026 - 09:49 WIB

Pulihkan Pertanian Masyarakat, Kementerian PU Tangani Infrastruktur Daerah Irigasi Jambo Aye Pascabencana

Berita Terbaru

Nasional

Arus Balik Masih Mendominasi Jalan Layang MBZ

Sunday, 4 Jan 2026 - 17:41 WIB