DAE:LPOS.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi menyampaikan mutasi Covid-19 dari India dan Afrika Selatan sudah masuk ke Indonesia.
“Sudah ada mutasi baru yang masuk, yaitu mutasi dari India, ada dua insiden yang sudah kita lihat dua-duanya di Jakarta dan ada satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk itu yang ada di Bali,” ucap Budi Gunadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/5).
Kemudian Menkes Budi Gunadi, menambahkan mutasi-mutasi ini merupakan varian of concern yang sangat di perhatikan oleh WHO karena penularannya relatif lebih tinggi.
“Mutasi-mutasi ini, yang masuk sebagai kategori variant of concern atau mutasi-mutasi yang memang sangat diperhatikan oleh WHO, karena penularannya relatif lebih tinggi,” tambah Budi.
Selanjutnya, Budi menegaskan mumpung mutasi ini masih sedikit harus kita jaga penyebarannya dan tetap melakukan 3T (testing, tracing, treatment) serta isolasi untuk yang terkena.
“Mumpung masih sedikit, karena mereka pasti akan segera menyebar. Sebab, penularannya relatif lebih tinggi dibanding dengan yang lain adalah tugas kita bersama untuk segera melakukan isolasi untuk yang terkena dan disiplin melakukan testing, tracing, treatment untuk kontak erat didaerah sekitarnya,” tegas Budi.
Dan, Budi juga mengingatkan harus selalu waspada, jangan sampai lengah, tetap menjaga protokol kesehatan serta disiplin menerapkan 3M.
“Tugas saya sebagai Menteri Kesehatan adalah terus mengingatkan agar kita harus selalu waspada, jangan sampai lengah, jangan terburu-buru mengendorkan protokol kesehatan. Serta, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ujar Budi Gunadi






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

