Tanggapi adanya KONFLIK Internal, Ketua ORGANDA Kota BEKASI : ‘On the Track’

Thursday, 6 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Fenomena ‘bola panas’ yang terjadi di tubuh Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi, terus bergulir. Issue ‘pungli’ kembali dicuatkan, padahal kutipan yang dilakukan di jalan raya oleh anggota Organda berdasarkan AD/ART organisasi. Menanggapi hal tersebut Ketua DPC Organda Kota BEKASI, Amat Juaini menyikapinya dengan sifat legowo yang diterapkannya dari Filosofi Jawa yang ia percaya memiliki makna yang mendalam bagi sebuah kehidupan.

“Saya berpendapat dan menilai bahwa masyarakat Jawa yang memiliki budi bahasa dan tutur kata serta sifat yang baik membuat banyak orang lantas menjadikannya sebagai salah satu pedoman hidup,” kata Bang Mad, sapaan akrabnya saat dihubungi via sambungan telepon selulernya pada, Kamis (06/5/2021) siang

Dalam penuturannya, Mad mengatakan semenjak dirinya menjadi Ketua DPC ORGANDA Kota BEKASI tidak pernah ada pungutan untuk Angkutan penumpang dan perizinan trayek serta tidak ada aksi demontrasi massa terkait angkutan.

“Saya jadi ketua Organda, tidak pernah ada demo (angkutan). Baik dilingkungan pemerintah (Pemkot) ataupun gedung DPRD Kota Bekasi. Dapat dibandingkan dengan sebelum Organda saya pimpin, bagaimana dulu ?,” ujarnya.

“Saya selalu menyelesaikan masalah (di ‘bawah’), jika baru ada masalah langsung turun saya sikapi ke lapangan untuk menyelesaikan. Jadi tidak segera mencuat itu permasalahan, apa keluh kesahnya para pelaku angkutan terhadap pemerintah (daerah),” imbuhya.

Amat Juaini juga menuturkan bahwa kadangkala antara para pengusaha (angkutan) dengan pemkot itu tidak atau jarang ada perbedaan. “Walaupun misalnya ada perbedaan, bagaimana kita tetap mencari (solusi) persamaannya. Dan selanjutnya bagaimana menjalankan persamaan antara pemerintah dengan pengusaha angkutan,” ungkapnya.

“Bahkan tidak pernah ada atau terjadi aksi-aksi massa, ketika timbul adanya permasalahan langsung segera diselesaikan, dicari jalan keluarnya. Jadi jelas kita sangat BERSINERGI dengan pemerintah daerah (Pemkot) Bekasi,” tegas Amat Juaini.

See also  Ada Pengaturan Lalulintas Dampak Pemasangan Gelagar JPO Akses Integrasi Halte TransJakarta, Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Sementara itu, RM. Purwadi Anwar Saputra, SH, MH selaku jabatannya sebagai Pengurus bagian Hukum dan Perijinan juga kembali mengingatkan, terkait acara silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber) yang dilaksanakan pada hari Senin 3 Mei 2021 lalu, bahwa dari jumlah Dewan Pertimbangan sebanyak 9 orang, lalu hanya sekira 2 orang yang mengadakan acara silaturahmi dan bukber itu.

Maka untuk sebuah pertemuan dengan mengatas-namakan Dewan Pertimbangan Organda Kota Bekasi itu sudah tidak benar. Apalagi Ketua Dewan Pertimbangan sendiri tidak tahu menahu terkait acara tersebut.

“Jadi sebaiknya Bang Hotman Pane (HP) jangan asal menuduh orang ‘asbun’ (asal bunyi), justru harus banyak belajar dulu tentang organisasi yang baik dan benar,” kata Purwadi.

“Asbun -nya bagaimana, dan seperti apa?, justru dialah yg kurang paham tentang mekanisme organisasi, dewan pertimbangan itu terdiri dari beberapa org nah yg dinamakan DEWAN PERTIMBANGAN, bukannya hanya beberapa gelintir orang saja,” ulasnya.

Dalam pemaparannya, Purwadi juga menjelaskan bahwa jika ada anggota dewan pertimbangan (HP) ingin membenahi kepempimpinan Amat Juaini sebagai ketua DPC Organda Kota Bekasi, maka sebaiknya yang bersangkutan mengundang secara resmi dan khusus, bukan malah agenda silaturahmi dibarengi dengan bukber.

“Tentunya hal ini sangat tidak pantas dan tidak elegan caranya, apalagi diduga sampai curhat dengan Ketua DPRD Kota Bekasi. Ini terkesan menurut saya hanya Ingin memojokkan dan mencari kesalahan ketua Organda. Beliau (HP) selaku salah satu anggota Dewan Pertimbangan seharusnya sudah sepantasnya memposisikan diri ditengah dan netral, jangan justru malah masuk dalam lingkaran konflik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komite IV DPD RI: Program MBG Harus Jadi Investasi SDM dan Penggerak Ekonomi Daerah
Irman Gusman Kembali Salurkan PIP Rp1,205 Miliar untuk 2.008 Siswa SD, SMP dan SMK di Sumatera Barat
GKR Hemas dan Yashinta Dorong DIY Jadi Provinsi Paling Aman Bagi Perempuan
Senator Mirah Dorong Penguatan Kesiapsiagaan NTB Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru
HK Realtindo Luncurkan Show Unit Damar di H City Sawangan
BAP DPD RI Perkuat Advokasi Penyelesaian Konflik Kawasan Hutan di Aceh
Setjen DPD RI Perkuat Sistem Revisi Anggaran yang Cepat, Terpadu, dan Akuntabel
Warga Blitar Terlantar di Banda Aceh Dipulangkan atas Peran dan Bantuan Haji Uma

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 17:30 WIB

Komite IV DPD RI: Program MBG Harus Jadi Investasi SDM dan Penggerak Ekonomi Daerah

Wednesday, 7 January 2026 - 13:02 WIB

Irman Gusman Kembali Salurkan PIP Rp1,205 Miliar untuk 2.008 Siswa SD, SMP dan SMK di Sumatera Barat

Thursday, 18 December 2025 - 22:27 WIB

GKR Hemas dan Yashinta Dorong DIY Jadi Provinsi Paling Aman Bagi Perempuan

Monday, 8 December 2025 - 12:24 WIB

Senator Mirah Dorong Penguatan Kesiapsiagaan NTB Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

Saturday, 6 December 2025 - 18:21 WIB

HK Realtindo Luncurkan Show Unit Damar di H City Sawangan

Berita Terbaru

Berita Utama

Prabowo Panggil Menteri ATR Bahas Perlindungan Sawah

Thursday, 29 Jan 2026 - 14:24 WIB

Berita Utama

Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Eselon II Kemenkeu

Thursday, 29 Jan 2026 - 14:12 WIB