DAELPOS.com – Progres pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara,pada minggu ke-92 pengerjaan telah mencapai 58,2 persen.
“Optimistis pembangunan JIS rampung Desember 2021”
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, pertimbangan rangka atap JIS memakai sistem pengangkat berat. Metode ini menggunakan sistem hidrolik dengan bantuan rangka atap sekali angkat. Namun struktur utama dan struktur ruang dilakukan perakitan lebih dulu di lantai dasar.
“Pengangkatan rangka baja atap ini sudah dimulai pada 4 Juni 2021 dan ditargetkan selesai 25 Juni mendatang,” ujarnya, Rabu (16/6).
Dwi menjelaskan, pentingnya pencapaian ketinggian 60 meter. Pengangkatan rangka yang dilakukan secara bertahap sebanyak 25 sentimeter untuk setiap langkah pencapaian.
“Setelah proses selesai dilanjutkan dengan proses pengelasan. Pengelasan dua minggu dari 25 Juni, jadi kurang lebih 5 Juli selesai. Kemudian, baru disusul untuk teknologi retractable roof ,” terangnya.
Menurutnya, jika pemasangan atap selesai maka realisasi pembangunan JIS diprediksi mengalami peningkatan menjadi sekitar 62 persen. Pengerjaan tidak hanya memusatkan pada pengembangan rangka baja atap stadion saja, tapi dengan pengerjaan bagian-bagian stadion lainnya.
“Saya tetap optimistis pembangunan JIS rampung Desember 2021 meski terimbas situasi pandemi COVID-19,” ujarnya.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

