Mendagri Tito Tekankan Arti Penting Pengelolaan Pulau Terluar

Thursday, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menegaskan keberadaan pulau terluar mesti dikelola dengan baik, sebagai upaya menjaga kedaulatan negara. Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Pos Pengamanan Pulau-Pulau Terluar (Pamputer) Pulau Sekatung, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (24/11/2021).

Mendagri menjelaskan, berdasarkan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) atau Konvensi Peraturan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut, posisi pulau terluar atau titik terluar menjadi titik penentu batas kedaulatan negara.

“Posisi Pulau Sekatung ini, meskipun tidak ada orang, ini perannya sangat penting sekali untuk mengukur kedaulatan keluasan wilayah kita,” kata Mendagri Tito.

Terlebih, dari Pulau Sekatung, Indonesia memiliki landasan kontinen teritorial yang berkedaulatan penuh sejauh 12 mil laut, dan Zona Ekonomi Eksklusif atau ZEE sejauh 200 mil ke arah utara yang perlu dipertahankan.

“Itulah pentingnya peran kita, untuk menjaga pulau ini jangan sampai bergeser,” tegas Mendagri Tito.

Mendagri pun sempat menyinggung pengalaman yang terjadi pada Sipadan dan Ligitan beberapa waktu lalu. Ia tidak menginginkan kejadian serupa terulang kembali pada pulau terluar lainnya.

Lagi pula, tak hanya soal kedaulatan negara, pulau terluar juga memiliki potensi yang dapat digali dari ZEE-nya, misalnya saja potensi dari ekosistem dan sumber daya hayati, seperti vegetasi pantai, perikanan, hingga sumber daya non hayati. Untuk itu, keberadaannya perlu dipertahankan dan dikelola secara baik.

“Oleh karena itu kita harus bertahan habis-habisan di sini, ini menentukan kedaulatan wilayah kita, keluasan kita, tidak boleh berkurang, termasuk sejengkal pun,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pulau Sekatung berada di bagian utara Kepulauan Natuna dan termasuk dalam gugus Pulau Natuna, selain Pulau Sedanau, Bunguran, dan Midai.

See also  Tembus Turki, Agro Santara Binaan Pertamina Ekspor 10.4 Ton Kayu Manis Kerinci

Pulau Sekatung menjadi bagian terpenting dalam upaya menjaga kedaulatan negara. Apalagi, Pemerintah terus bekerja keras untuk menegakkan kedaulatan, termasuk kedaulatan maritim di wilayahnya sendiri.

Berita Terkait

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Wednesday, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Tuesday, 29 September 2026 - 22:57 WIB

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut

Berita Terbaru

Berita Utama

HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Saturday, 3 Oct 2026 - 18:52 WIB

Olahraga

Bintang Cedera, Indonesia Raih Perak Voli Pantai Asian Games

Saturday, 3 Oct 2026 - 18:15 WIB

Berita Utama

Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Saturday, 3 Oct 2026 - 17:09 WIB