Bangun Transformasi ASEAN: Advokasi Misi Kawasan ASEAN-BAC Dimulai di Singapura dan Filipina

Monday, 20 February 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di bawah kepemimpinan Arsjad Rasjid, selaku Ketua Umum Kadin Indonesia dan Ketua ASEAN-BAC 2023, memimpin roadshow ASEAN-BAC pertama dengan misi untuk mendorong transformasi kawasan melalui inovasi dan inklusivitas. ASEAN BAC kali ini mengusung tema “ASEAN Centrality: Innovating towards Greater Inclusivity”.

Ada tiga nilai yang menjadi inti dari ASEAN BAC, yaitu centrality, innovation, dan inclusivity. Kemudian, ASEAN BAC juga memiliki lima prioritas utama dan tujuh legacy project, termasuk diantaranya Kode QR ASEAN, Platform Digital ASEAN, Wiki Wirausaha, ASEAN Net Zero Hub, Carbon Center of Excellence, ASEAN “One Shot” Campaign, dan Inclusive Closed Loop untuk produk pertanian. Berbagai inisiatif ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen Indonesia yang tak tergoyahkan untuk memajukan kawasan ASEAN dan mendorong pertumbuhan melalui pendekatan pro-sektor swasta.

Kadin Indonesia memulai roadshow ke Singapura dan Filipina untuk mengkomunikasikan inisiatif keketuaan Indonesia, mengumpulkan umpan balik dari para pelaku bisnis dan pemangku kepentingan di kawasan, serta mempromosikan dukungan untuk program warisan keketuaan ASEAN BAC.

“Roadshow ini bertujuan untuk lebih memperkuat hubungan ekonomi dan bilateral antara Indonesia, Singapura dan Filipina dengan cara menjajaki peluang kerjasama dan bertukar pengetahuan, serta praktik terbaik,” ucap Arsjad. Beberapa stakeholders yang ditemui diantaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Keberlanjutan Singapura Grace Fu, Menteri Perdagangan Filipina Alfredo E. Pascual, beberapa perusahaan besar seperti Temasek, lembaga keuangan multilateral ADB, serta asosiasi bisnis di Singapura dan Filipina.

Dalam roadshow itu Arsjad juga menjelaskan visi Kadin Indonesia untuk mewujudkan sentralitas ASEAN dan terlibat dalam bisnis bersama pejabat maupun pemerintah setempat termasuk lima prioritas dan tujuh legacy projects. Roadshow ini merupakan langkah penting dalam mempromosikan keketuaan ASEAN-BAC Indonesia, mendorong reformasi kebijakan regional, membangun kerjasama dalam legacy projects serta memperkuat fondasi yang kuat dari hubungan perdagangan dan investasi.

Singapura yang menjadi tujuan roadshow pertama kali ini, menyumbang lebih dari 30% dari total Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia pada tahun 2021. Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo sepakat untuk memperkuat investasi pada sektor energi baru terbarukan di Indonesia. Singapura juga merupakan rumah bagi sekitar 80 dari 100 perusahaan teknologi teratas dunia, menjadikannya sebagai pusat inovasi digital.

Setelah menyelesaikan agenda di Singapura, seluruh jajaran ASEAN BAC melanjutkan perjalanan menuju Filipina sebagai negara kedua yang menjadi tujuan roadshow kali ini.

Sebagai latar belakang, hubungan bilateral antara Indonesia dan Filipina dimulai pada 24 November 1949 dan Indonesia sendiri pun menjadi salah satu mitra dagang utama Filipina, peringkat ke-8 pada tahun 2021. Total nilai perdagangan kedua negara pada tahun 2021 mencapai US$9,5 miliar terdiri dari ekspor US$8,6 miliar dan impor US$1,2 miliar.

Pada tahun 2019, pemerintah Indonesia menerapkan “Philippine First Policy” yang memprioritaskan barang pertanian Filipina untuk diimpor. Dalam pembangunan berkelanjutan, kedua negara juga baru saja mengumumkan kemitraan dengan Asia Development Bank untuk membentuk mekanisme transisi energi (ETM) di kedua negara.

Dalam misi perjalanan roadshow Filipina, seluruh jajaran ASEAN BAC juga bertemu dengan Liza Araneta Marcos, yang merupakan istri dari Presiden Filipina, Bongbong Marcos untuk membahas mengenai prioritas dan legacy program ASEAN BAC.

“Kadin Indonesia berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan dan kemajuan di kawasan, dan sektor swasta akan berperan sentral dalam perjalanan ini. Dengan visinya yang berani untuk masa depan, keketuaan ASEAN-BAC Indonesia akan membentuk lanskap ekonomi kawasan untuk tahun-tahun yang akan datang,” tutup Bernardino Vega, Alternate Chair of ASEAN-BAC.

See also  Bahlil Dukung Rencana Proyek Soda Ash Pertama di Indonesia

Berita Terkait

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen
Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 18:23 WIB

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Berita Terbaru

Nasional

Harga Pupuk Turun, Transmigrasi Siap Dukung Swasembada Pangan

Sunday, 28 Jun 2026 - 00:51 WIB

Olahraga

Permalukan India, Timnas Voli Indonesia ke Final AVC Cup 2026

Sunday, 28 Jun 2026 - 00:09 WIB

Nasional

PAPDESI Deklarasi Dukung Penuh MBG dan KDMP

Sunday, 28 Jun 2026 - 00:02 WIB

foto ist

Energy

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap

Saturday, 27 Jun 2026 - 12:14 WIB