Pertama di Kaltim, PLN Layani Konsumen Listrik Tegangan Tinggi 50 MVA

Friday, 4 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi site kantor dan fasilitas pendukung produksi pengolahan semen PT Kobexindo Cement di Sangkulirang Kutai Timur, Kalimantan Timur yang mendapatkan pasokan listrik 50 MVA dari PLN.

Lokasi site kantor dan fasilitas pendukung produksi pengolahan semen PT Kobexindo Cement di Sangkulirang Kutai Timur, Kalimantan Timur yang mendapatkan pasokan listrik 50 MVA dari PLN.

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) berhasil memasok listrik andal sebesar 50 Megavolt ampere (MVA) untuk kebutuhan industri semen PT Kobexindo Cement. Pemberian tegangan pertama (energize) tersebut sekaligus menandai Kobexindo sebagai Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) pertama PLN di Kalimantan Timur.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN berkomitmen untuk menjadikan energi listrik sebagai pendorong perekonomian. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya pelanggan dari sektor industri yang memercayakan suplai listriknya kepada PLN.

“Naiknya konsumsi listrik dari sektor industri menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kami di PLN tentu siap mendukung pertumbuhan ekonomi dengan pasokan listrik yang andal,” ungkap Darmawan.

Sementara itu General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Joice Lanny Wantania mengungkapkan, hadirnya Kobexindo sebagai pelanggan tegangan tinggi dapat menjadi multiplier effect terhadap ekonomi masyarakat sekitar. Selain Kobexindo, masih ada dua perusahaan lagi yang akan menjadi pelanggan tegangan tinggi PLN di Kaltim pada tahun ini dan 2024.

“Bergabungnya Kobexindo merupakan bukti keseriusan PLN dalam menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan untuk sektor industri. Hal ini juga menunjukkan kepercayaan para investor untuk mengembangkan usahanya dengan dukungan listrik PLN,” ujar Joice.

Joice juga memastikan PLN punya cadangan daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan tegangan tinggi di seluruh Kaltim.

“Masuknya KTT tentu membutuhkan serapan energi listrik yang banyak pada sistem kelistrikan di Kaltim. Saat ini cadangan listrik dalam keadaan cukup dan kami akan terus melakukan penambahan infrastruktur di Kaltim dan Kaltara guna mendukung pertumbuhan industri,” pungkasnya.

General Manager PT Kobexindo Cement Lai Weiping mengapresiasi kinerja dan respons sigap PLN dalam melayani konsumen dari sektor industri seperti Kobexindo. Dia berharap, komunikasi dan sinergi yang telah terjalin melalui kerja sama ini tetap terjaga dan berlanjut pada proyek-proyek lain.

See also  Inisiatif KPI Dukung Dekarbonisasi: Sulap Sumber Daya Air dan Sinar Matahari untuk Bangkitkan Kesetaraan Energi

“Kami sangat senang dengan progress yang ditunjukkan PLN dalam menyediakan infrastruktur kelistrikan untuk PT Kobexindo Cement. Hingga persiapan penyalaan, semua berjalan dengan baik dan PLN sangat supportif dalam mengakomodasi kebutuhan kami,” tukas Weiping.

Berita Terkait

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Berita Terbaru