Kriyanusa 2023: UMKM Pertamina Siap Naik Kelas Masuki Pasar Global

Friday, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT Pertamina (Persero) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaannya, hingga berhasil Go Global menembus pasar Internasional.

Salah satunya, dengan melibatkan tiga UMKM unggulan dalam pameran nasional Kriya Nusantara (Kriyanusa) 2023, di Jakarta Convention Center, pada 13-17 September. Pameran ini menjadi ruang strategis dalam mempromosikan produk-produk kriya dari berbagai daerah di Indonesia, dan menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan minat pasar terhadap kerajinan daerah.

“Partisipasi Pertamina dalam acara Kriyanusa 2023 adalah wujud komitmen kami dalam mendukung dan mengembangkan UMKM Indonesia. Kriya merupakan salah satu ajang kerajinan tradisional Indonesia, yang memiliki potensi pengembangan pasar nasional dan konsumen internasional,” jelas Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Pertamina memiliki program pembinaan dan pendampingan guna membantu UMKM go global. Diantaranya lewat pameran sebagai program pembinaan rutin, mengingat pameran bisa menjadi media promosi bagi UMKM. Selain itu dapat secara langsung menjalin relasi dengan konsumen.

Salah satu UMKM yang mengikuti Kriya kali ini adalah Azizah Songket. Evan Setiawan selaku pemilik Azizah Songket, mengaku antusias untuk mengikuti pameran Kriyanusa 2023. “Kami membawa beberapa kain songket yang mengangkat kearifan lokal dalam motifnya yaitu “motif nanas”. Motif nanas dipilih, karena Prabumulih dikenal dengan Kota Nanas. Pemilihan motif dari songket Prabumulih dan pemberian sertifikat HKI oleh Kementerian Hukum dan HAM membuktikan bahwa songket Prabumulih semakin memperkaya khazanah songket Palembang secara keseluruhan,” katanya.

Sementara Yuni Rahma Fitri, perancang perhiasan sekaligus pemilik Fitri Designs Jewellery, terbukti produknya telah mampu menembus pasar Jepang, Denmark, dan Malaysia. UMKM ini menghasilkan produk asesoris wanita dengan material Mutiara, Giok, Amethyst, Aquamarine, serta batu mulia berkualitas lainnya,

See also  Hutama Karya Dorong Keberlanjutan di Pulau Komodo Melalui Akses Air Bersih, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat

“Keikutsertaan kami dalam pameran ini , diharapkan dapat menarik pelanggan baru, sehingga bisa membuka peluang pasar yang lebih luas,” ucap wanita yang telah menulis sebuah buku berjudul” 1001 aksesoris batu mulia, Ensiklopedia dan tutorial craft” ini.

UMKM lain yang terlibat pada KRIYA adalah Jokotolle Collection produsen batik tulis Madura dan batik Gentongan. UMKM ini telah merambah pasar Jepang, Amerika, Malaysia, dan Singapura, sejalan dengan minat konsumen pada design, corak dan warna Batik Madura yang cerah.

Kiprah Pertamina dalam pengembangan UMKM ini untuk mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs) point 8, yakni membantu para mitra binaan Pertamina berkembang pesat, ‘naik kelas’ dan ‘go global’.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Berita Terkait

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI
Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 22:22 WIB

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Friday, 17 July 2026 - 18:38 WIB

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tuesday, 21 Jul 2026 - 07:24 WIB

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB