Kominfo Ajak Akademisi Komunikasi Wujudkan Pemilu 2024 Damai

Friday, 29 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kemajuan teknologi dan perkembangan platform digital memungkinkan manusia tetap terhubung. Kondisi itu memengaruhi perkembangan kajian ilmu komunikasi dengan beragam hasil penelitian baru.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyatakan di era digital, kolaborasi merupakan suatu keharusan, apalagi  disrupsi teknologi dalam komunikasi perlu diarahkan agar mewujudkan demokratisasi informasi yang akan membawa ke masyarakat yang lebih adil dan damai.

Menjelang Pemilu 2024, secara khusus, Wamen Nezar Patria mengajak kolaborasi untuk menciptakan Pemilu yang damai pada tahun 2024. 

“Saya mengajak semua menciptakan pemilu yang damai.  Inti dari pemilu yang damai terletak pada kemampuan pemilih untuk melek media, terutama dalam memanfaatkan ruang digital untuk mendapatkan informasi,” ungkapnya dalam 29th AMIC Annual Conference Talk ASAP: Africa-Asia Conference di Bandung, Kamis (28/09/2023).

Wamenkominfo menyoroti peran penting akademisi komunikasi yang bisa berpartisipasi dalam merumuskan pesan-pesan komunikasi publik yang strategis bagi pemerintah dan industri melalui hilirisasi hasil-hasil penelitian.  

“Berbagai penelitian dapat berkontribusi dalam analisis tren dan audiens, yang akan menjadi wawasan berharga bagi komunikasi publik kita,” ujarnya. 

Bahkan, Wamen Nezar Patria mengajak para akademisi untuk berpartisipasi dalam meningkatkan literasi dan keterampilan digital, melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) – Gerakan Nasional Literasi Digital dan berbagai pemangku kepentingan lain.

“Kami juga percaya bahwa partisipasi mahasiswa sangat penting, terutama ketika jumlah pemilih akan didominasi oleh generasi milenial dan generasi Z. Mahasiswa dapat mengambil peran untuk memantau dan mengadvokasi proses pemilu demi menjunjung tinggi etika dan hak-hak demokrasi di ruang digital. Mahasiswa juga dapat menjadi fasilitator dan edukator untuk mengajak generasi muda terlibat dalam proses pemilu,” jelasnya.

Sebelumnya,  Wamenkominfo menyatakan saat ini pendidikan ilmu komunikasi telah berkembang dengan adanya kajian komunikasi digital seperti media digital dan pemasaran, hingga program yang berfokus pada pengaruh teknologi dalam komunikasi, yaitu jurnalisme dan media digital, jurnalisme strategis, Artificial Intelligence (AI), kognisi dan budaya, dan AI untuk media.

See also  KLHK Gerak Cepat Bantu Pemadaman TPA Suwung Bali

“Evolusi tersebut telah membuka jalan bagi prospek karir yang menarik di berbagai bidang, termasuk spesialis pemasaran digital, spesialis media sosial, Analis AI, dan analitik data besar,” ungkapnya.

Berita Terkait

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Perry Warjiyo Minta Bank Tetap Jaga Bunga Kredit
Kementerian PU, KSP dan Kemensos Perkuat Sinergi Percepatan Penyelesaian Sekolah Rakyat
Anak Transmigran Jadi Tim Patriot, Grasianto Kembali Mengabdi untuk Kawasan Transmigrasi
Ketua DPD RI Beri Pembekalan ke 1.700 Calon Wisudawan UGM
Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026
Mendes Yandri Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka
Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Berita Terkait

Thursday, 21 May 2026 - 13:37 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Perry Warjiyo Minta Bank Tetap Jaga Bunga Kredit

Wednesday, 20 May 2026 - 19:43 WIB

Kementerian PU, KSP dan Kemensos Perkuat Sinergi Percepatan Penyelesaian Sekolah Rakyat

Wednesday, 20 May 2026 - 17:57 WIB

Anak Transmigran Jadi Tim Patriot, Grasianto Kembali Mengabdi untuk Kawasan Transmigrasi

Tuesday, 19 May 2026 - 19:52 WIB

Ketua DPD RI Beri Pembekalan ke 1.700 Calon Wisudawan UGM

Sunday, 17 May 2026 - 17:12 WIB

Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026

Berita Terbaru