Menteri Basuki: Bangun Lebih Banyak Bendungan dan Lahirkan Inovasi Baru

Saturday, 9 December 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air bersama Komite Nasional untuk Bendungan Besar (KNI-BB) menyelenggarakan Seminar Nasional Bendungan Besar 2023 di Kampus Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang pada 8-9 Desember 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Indonesia telah membangun 61 bendungan dalam 10 tahun terakhir. Ia harap ke depan bisa terus dilanjutkan dengan membangun 50 bendungan baru setiap 5 tahun. “Indonesia butuh banyak tambahan tampungan air lagi untuk menghadapi cuaca ekstrem dan perubahan iklim. Tidak ada pilihan lain untuk mengatasi banjir dan kekeringan, kecuali dengan menambah bendungan dan embung lebih banyak lagi,” tambah Menteri Basuki.

Selain itu, “Kita harus terus menjaga intellectual exercise kita dalam membangun dan mengelola bendungan. Jika selama ini kita membangun bendungan dengan tipe yang sama, rockfill dam, maka ke depannya kita perlu inovasi agar teknologi bendungan kita bisa lebih baik dan maju,” kata Menteri Basuki.

Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Airlangga Mardjono selaku Ketua Umum KNI-BB mengatakan, Seminar Nasional Bendungan Besar 2023 mengangkat tema “Keamanan Bendungan dalam Menghadapi Beban Ekstrim dan Perubahan Iklim”.

“Topik ini sangat relevan mengingat perubahan iklim, fenomena cuaca ekstrim dan aspek kebencanaan lainnya telah menjadi tantangan global bagi pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di dunia,” katanya.

Terdapat lima isu utama yang diangkat pada Seminar ini, yaitu bendungan dan adaptasi terhadap perubahan iklim, tantangan pembangunan bendungan dan tanggul di masa depan, keamanan bendungan dan tanggul dalam menghadapi cuaca ekstrim, keamanan bendungan terhadap gempa, serta meningkatkan peran bendungan beserta waduknya dalam mendukung energi baru dan energi terbarukan.

See also  Jokowi Tiba di Dar Es Salaam Tanzania

“Kami mengajak semua pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, industri, organisasi dan masyarakat luas untuk bersama-sama bertukar pikiran dan berkolaborasi dalam seminar ini,” ujar Airlangga.

Pada hari pertama tanggal 8 Desember 2023 diselenggarakan workshop dengan tema “Dam Risk Management” dan sharing session yang menghadirkan pembicara dari PT PLN, JICA, World Bank, serta melibatkan Young Engineering Forum INACOLD. Workshop ini dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai kalangan. Selain workshop, secara paralel telah dilaksanakan field trip ke Bendungan Karian yang diikuti oleh 90 peserta.

Sebanyak 70 makalah yang masuk dalam seminar ini dan akan dipresentasikan pada 9 Desember 2023 dalam dua sesi yang dibagi dalam empat ruang paralel. Pada hari kedua ini juga digelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) KNI-BB 2023.

“Semoga hasil dari seminar ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan teknik bendungan dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan bendungan yang lebih efisien,” tutup Airlangga.

Turut hadir Executive Director Yayasan Pendidikan Pelita Harapan Stephanie Riady, para Senior Kementerian PUPR, para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kementerian PUPR, Pengurus Harian Komite Eksekutif KNI-BB, para ahli sumber daya air, para ahli bendungan, para engineer bendungan, serta para civitas akademisi. (*)

Berita Terkait

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat
Di Peking University, Mentrans Iftitah Paparkan Industrialisasi di Luar Jawa untuk Buka Lapangan Kerja
Puan Minta Keselamatan Korban Banjir Padang Jadi Prioritas
Syahganda: Prabowo Dorong Ekonomi Inklusif untuk Rakyat

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Thursday, 15 October 2026 - 12:54 WIB

SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa

Thursday, 15 October 2026 - 09:30 WIB

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Wednesday, 14 October 2026 - 10:48 WIB

Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Tuesday, 13 October 2026 - 08:50 WIB

Di Peking University, Mentrans Iftitah Paparkan Industrialisasi di Luar Jawa untuk Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB