Energi Terbaharukan antara tantangan juga lumbung Emas Wirawan Panoedjoe Soebagyo

Sunday, 14 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Seperti yang kita ketahui bahwa EBT (Energi Baru Terbarukan) atau
Renewable Energy adalah sumber daya energi yang bisa di perbaharukan secara alamiah dan tidak akan habis.

Tidak hanya sumber daya alamiah tapi juga EBT merupakan zero karbon sehingga ranah terhadap lingkungan.

Posisi Indonesia sendiri pada saat ini telah menetapkan target ambisius melalui Pemerintah untuk penggunaan energi terbarukan. Pada tahun 2025, Indonesia berencana memiliki 23% dari energi bauran yang berasal dari sumber terbarukan,

Namun ada terdapat Tantangan juga yang mesti di waspadai oleh pelaku usaha dalam lini ini.

Serupa dengan itu hal ini juga di amini oleh Wirawan Panoedjoe Soebagyo.

Kita harus mulai memilik perasaan cinta terhadap lingkungan hal itu pula yang melandasi dunia sedang gencar memulai Green Economic

Ini baik ungkap beliau ketika di temui di kantor nya.

Namun tangangan itu pasti ada di semua usaha, khususnya ini terbilang masih hangat karena tergolong baru bukan

“Tentu tantangan seperti masalah teknologi nya, atau masih tergantungnya pda cuaca serta Investasi awal yang tinggi pasti jadi perhitungan juga.”

Namun saya percaya kita punya peluang. Dengan diiringin dengan transformasi Teknologi dan Informasi serta di berikan nya ruang dan jangan lupa sdm yang mumpuni saya pikir ini bisa berkembang dan jadi jalan keluar bagi iklim kita.

See also  Menteri Basuki Ajak Negara Peserta Sector Ministers’ Meeting 2022 Perkuat Kerjasama Pengelolaan Air Bersih dan Sanitasi Pasca Pandemi Covid-19

Berita Terkait

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir
Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026
Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026
Kementerian PU Siagakan 1.709 Alat Berat untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 19:09 WIB

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas

Saturday, 10 January 2026 - 01:55 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Friday, 9 January 2026 - 09:07 WIB

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Thursday, 8 January 2026 - 10:09 WIB

Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Wednesday, 7 January 2026 - 20:47 WIB

Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026

Berita Terbaru