Sambangi Parlemen Mesir, BKSAP DPR Usulkan Bebas Visa dan Kemudahan Visa Pelajar ke Al Azhar

Thursday, 19 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com– Delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR melakukan kunjungan ke Mesir, Selasa (17/12), untuk bertemu dengan Parlemen Mesir, Universitas Al Azhar, KBRI dan para mahasiswa.

“Kami ke sini untuk menyampaikan bahwa DPR pada Juni 2025 akan menjadi tuan rumah Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau forum parlemen OKI. Kita ingin delegasi Parlemen Mesir menghadiri momen strategis tersebut,” ujar Mardani saat mengawali dialognya dengan Ketua Komisi Luar DPR Mesir, Karim Abdel Karim Darwish.

Lebih lanjut, politisi PKS tersebut menjelaskan bahwa Mesir merupakan negara sangat penting bagi Indonesia. Oleh karena itu, sambung dia, Delegasi DPR ke Parlemen Mesir merupakan delegasi besar yang terdiri dari 15 anggota DPR yang mewakili semua partai politik di DPR.

“Kita ingin menunjukkan bahwa DPR sepenuhnya mendukung penguatan hubungan bilateral kedua negara,” jelas dia.

Pada sisi lain, legislator Komisi II tersebut menekankan bahwa tahun 2024 menandai tahun ke-77 hubungan bilateral kedua negara dan Mesir termasuk negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

Ia juga menyebutkan bahwa hubungan informal kedua lebih dari 300 tahun dengan Al Azhar telah melahirkan banyak tokoh dan bapak pendiri Indonesia. “Saat ini ada sekitar 15 ribu mahasiswa Indonesia mengambil manfaat dari dari Al Azhar,” imbuh dia.

Lebih lanjut, pria berdarah Betawi tersebut mengungkapkan apresiasinya kepada Mesir terkait kerja samanya dengan Indonesia dalam konteks bantuan kemanusiaan Indonesia untuk Palestina. Kedua pihak menekankan bahwa bantuan tersebut harus dipastikan tepat sasaran.

Pada sisi lain Mardani meminta Parlemen Mesir agar kedua negara memberlakukan bebas visa secara resiprokal. “Kita mengusulkan ke depan kedua negara menyepakati bebas visa minimal 30 hari. Ini dapat melipatgandakan hubungan dagang dan pariwisata serta budaya kedua negara,” jelas dia.

See also  Usai Pelantikan Anggota KPU/Bawaslu, Kemendagri Tindak Lanjuti Persiapan Pemilu 2024

Mardani juga meminta Parlemen Mesir memberikan kemudahan visa bagi pelajar Indonesia yang akan belajar di Mesir termasuk di Al Azhar.

“Kami meminta Mesir memberikan visa belajar langsung di Indonesia seperti kepada pelajar Malaysia. Indonesia dengan populasi sekitar 280 juta jiwa lebih membutuhkan Al Azhar daripada Malaysia yang berpenduduk sekitar 28 juta,” pungkas dia.

Untuk diketahui, Ketua Komisi Luar Negeri DPR Mesir berjanji akan menyampaikan gagasan bebas visa dan visa studi bagi pelajar Indonesia.

Berita Terkait

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik
Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham
Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah
Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari
Friderica di Bursa: OJK Perkuat Kendali Pasar
Hutama Karya Perkuat Integrasi Transportasi Lewat Stasiun Glodok–Kota
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pertanian Pascabencana di Aceh Utara

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 19:51 WIB

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik

Tuesday, 3 February 2026 - 10:18 WIB

Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham

Tuesday, 3 February 2026 - 10:06 WIB

Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah

Monday, 2 February 2026 - 17:40 WIB

Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat

Monday, 2 February 2026 - 17:01 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Olahraga

AVC Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Siapkan 32 Pemain

Tuesday, 3 Feb 2026 - 20:35 WIB