Wamen Diana: Underpass Joglo di Surakarta Tuntas Akhir Desember 2024

Saturday, 21 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Underpass Joglo di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024). Pekerjaan konstruksi utama Underpass Joglo telah memasuki tahap akhir dengan progres 98,19% dan dijadwalkan selesai sesuai kontrak 28 Desember 2024.

Wamen Diana meminta selama tahap akhir pekerjaan atau finishing untuk terus dilakukan penyempurnaan konstruksi, terutama pada sistem drainase, pompanisasi, serta perapihan lansekap.

“Setelah area bawah (terowongan) selesai semua tolong dirapikan, jangan sampai ada sisa material proyek. Untuk yang area atas tolong perhatikan juga lansekapnya, ada penghijauan,” kata Wamen Diana.

Selain itu, Wamen Diana juga menekankan untuk menyelesaikan pekerjaaan relokasi jaringan perpiaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Surakarta terdampak pembangunan Underpass Simpang Joglo. Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah membantu pemasangan pipa metode HDD, pipa metode boring manual, dan pipa HDPE di dalam MUT.

Underpass Joglo dibangun dibangun sejak 2023 dan ditargetkan selesai 28 Desember 2024 dengan menelan anggaran sebesar Rp284,7 miliar yang bersumber dari APBN. Total panjang penanganannya 1.025 meter, termasuk struktur underpass yang panjangnya 450 meter dengan lebar 18,3 meter.

Simpang Joglo sendiri merupakan pertemuan dari tujuh ruas jalan penting, yaitu Jalan Sumpah Pemuda, Jalan Tendean, dan Jalan Kolonel Sugiono yang merupakan jalan nasional, Jalan Pemugaran Utama dan Jalan Manunggal yang merupakan jalan kota, serta Jalan Solo – Purwodadi (jalan provinsi).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY Khusairi mengatakan Underpass Joglo diproyeksi akan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kelancaran lalu lintas di kawasan Simpang Joglo. Dengan adanya underpass ini, waktu tempuh kendaraan yang sebelumnya memakan waktu rata-rata 5,12 menit dapat dipangkas menjadi hanya 0,6 menit, sehingga terjadi penghematan waktu perjalanan hingga 89%.

See also  Ajak Generasi Muda Bangun Masa Depan Berkelanjutan, Telkom Kembali Selenggarakan Innovillage

Underpass Joglo juga akan dilengkapi dengan penataan ruang terbuka hijau dan penanaman 300 pohon. Dinding underpass akan dihiasi ornamen bertema “Kembang Edi Peni” yang merepresentasikan budaya Solo, menggabungkan motif batik dengan nilai keberagaman dan harapan masyarakat yang terus tumbuh.

Turut hadir dalam tinjauan, Plt Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU sekaligus Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Air Minum, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Anang Muchlis, Kepala BBPJN Jawa Tengah-DIY Khusairi, dan Kepala BPPW Jawa Tengah Kuswara. (*)

Berita Terkait

Hutama Karya Evaluasi Nataru, Trafik Tol Trans Sumatera Tembus 2,4 Juta Kendaraan
3.719 Relawan Kesehatan Dikerahkan, Layani Pengungsi di Ribuan Pos Pengungsian
HUT Ke-75 Snesa Lamongan dan Reuni IKASNESA, Wamen Viva Yoga Ajak Wujudkan Bangsa Unggul
Menteri PANRB Bahas Penguatan Organisasi Perwakilan RI dengan Menteri Luar Negeri
Ketua BKSAP DPR RI: Penangkapan Presiden Venezuela Mengancam Tatanan Hukum Internasional
Stok Beras Awal 2026 Tembus 12,5 Juta Ton, Pemerintah Klaim Swasembada
Menteri Dody Tinjau Infrastruktur Banjir di Aceh, Pastikan Logistik Gayo Lues Lancar
Gotong Royong PMI Pulihkan Layanan Medis Sumatera

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 18:37 WIB

Hutama Karya Evaluasi Nataru, Trafik Tol Trans Sumatera Tembus 2,4 Juta Kendaraan

Tuesday, 6 January 2026 - 14:43 WIB

3.719 Relawan Kesehatan Dikerahkan, Layani Pengungsi di Ribuan Pos Pengungsian

Tuesday, 6 January 2026 - 08:53 WIB

Menteri PANRB Bahas Penguatan Organisasi Perwakilan RI dengan Menteri Luar Negeri

Monday, 5 January 2026 - 21:38 WIB

Ketua BKSAP DPR RI: Penangkapan Presiden Venezuela Mengancam Tatanan Hukum Internasional

Monday, 5 January 2026 - 13:32 WIB

Stok Beras Awal 2026 Tembus 12,5 Juta Ton, Pemerintah Klaim Swasembada

Berita Terbaru