Jika Nginap di Desa, Mendes Yandri Selalu Dialog dengan Warga

Tuesday, 24 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI_Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria , berdiskusii dengan para kepala desa, perangkat desa, pendamping desa dan masyarakat di Aula Kantor Desa Nagrak Utara, Senin  23/12/24
Foto: Angga/Kemendes

SUKABUMI_Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria , berdiskusii dengan para kepala desa, perangkat desa, pendamping desa dan masyarakat di Aula Kantor Desa Nagrak Utara, Senin 23/12/24 Foto: Angga/Kemendes

 

DAELPOS.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria ngariung atau berdiskusi dengan para kepala desa, perangkat desa, pendamping desa dan masyarakat di Aula Kantor Desa Nagrak Utara, Senin (23/12/2024).

Mendes Yandri mengatakan, pertemuan serupa kerap dia lakukan jika menginap di desa.

“Suasananya beda kan, dengar langsung dari masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan rata-rata itu sebenarmya bukan masalah tapi lebih karena mereka belum tahu caranya saja untuk maksimalkan potensi desa,” kata Mendes Yandri.

Olehnya, Mendes Yandri paparkan hasil belanja masalah yang dilakukan dirinya selama ini mengelilingi sejumlah desa di Indonesia, ternyata bisa maksimalkan peluang.

“Syaratnya kolaborasi, kebersamaan, kekompakkan dan mau bekerja keras,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Mendes Yandri mencontohkan Desa Tepian Langsat yang belum miliki listrik dan belum miliki sinyal tapi BUMDes nya miliki pendapatan Rp24 Miliar per tahun.

“Sangat besar karena berkolaborasi dengan pihak swasta,” kata Mendes Yandri.

Inilah tujuan Mendes Yandri berdialog dengan warga desa tempat dirinya selalu menginap agar bisa maksimalkan potensi yang dimiliki.

Ia mencontohkan Desa Nagrak miliki potensi pertanian dan wisata alam banyak jika dikelola dengan baik bisa jadi luar biasa dan bisa mengurangi pengangguran di desa dan arus urbanisasi.

Mendes Yandri juga mengapresiasi BUMDes Bersama Nabiya LKD milik Desa Nagrak Utara yang dinilai sangat bagus karena telah miliki penghasilan Rp2 Miliar.

Keberhasilan BUMDesa Bersama Nabiya itu bakal direplikasi ke desa-desa yang lain.

See also  Jokowi Blusukan ke Rumah Warga di Bali Malam Hari

Berita Terkait

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026
Aksi Cepat TJSL Hutama Karya Group Hadirkan Alat Berat dan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir di Padang
Mendes Yandri Minta Pembuatan Konsep Terintegrasi Pembangunan Daerah Tertinggal
Di Peking University, Mentrans Iftitah Ajak Akademisi Cari Solusi Nyata Pengembangan Kawasan Transmigrasi
Erick Thohir: MotoGP Mandalika Bukan Sekadar Ajang Balap

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 13:21 WIB

Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi

Wednesday, 14 October 2026 - 10:55 WIB

Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas

Tuesday, 13 October 2026 - 18:36 WIB

BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Tuesday, 13 October 2026 - 15:45 WIB

Aksi Cepat TJSL Hutama Karya Group Hadirkan Alat Berat dan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir di Padang

Tuesday, 13 October 2026 - 13:06 WIB

Mendes Yandri Minta Pembuatan Konsep Terintegrasi Pembangunan Daerah Tertinggal

Berita Terbaru

Suroso Isnandar / foto ist

Energy

Tongkat Estafet Dirut PLN Beralih ke Suroso Isnandar

Wednesday, 14 Oct 2026 - 21:51 WIB

Olahraga

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

Wednesday, 14 Oct 2026 - 17:15 WIB