BKASP DPR RI dan SMART 171 Satukan Media di Indonesia Mendukung Palestina

Sunday, 16 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – BKSAP DPR RI dan SMART 171 menggelar Media Gathering bertajuk “Satukan Langkah Dukung Palestina” di Gedung DPR RI. Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas bidang. Legislatif diwakili Ketua BKSAP Mardani Ali Sera. Eksekutif Kemlu RI oleh Muhsin Syihab. Akademisi oleh Sekjen MINDA Agung Nurwijoyo, NGO oleh Direktur SMART 171 Maimon Herawati, dan insan pers oleh Pemred Republika Fitriyan Zamzami.

Media gathering ini dihadiri oleh perwakilan media massa nasional dan Islam, serta aktivis pro-Palestina seperti Erlangga Greschinov penggagas Julid Fi Sabilillah dan Syauqi Hafiz pimpinan BDS Indonesia.

Sejumlah lembaga advokasi Palestina turut hadir, di antaranya Adara, KPIPA, Sahabat Al-Aqsa, Institut Al-Aqsa, dan INH.

Mardani Ali Sera menegaskan bahwa parlemen memiliki peran dalam diplomasi tahap kedua (second track diplomacy), dengan berupaya mengadvokasi solusi dua negara berdasarkan perbatasan 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. “Kami memperjuangkan ini di berbagai forum internasional, dari AIPAC, ASEAN, API, hingga IPU,” ujarnya. Ia juga menyebut adanya inisiatif “ASEAN aid for Palestine”, kolaborasi bilateral Indonesia dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, bahkan beberapa kali Indonesia menitipkan bantuan lewat pintu Singapura yang lebih mudah mendapat akses karena memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Sementara itu, Muhsin Syihab dari Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa isu Palestina bukanlah konflik, melainkan penindasan. “Palestina adalah negara yang dijajah (occupied territory), sedangkan Israel adalah penjajah (occupying power). Ini yang harus diperjelas kepada publik,” tegasnya. Ia mendorong insan pers untuk menyiapkan slot berita tiap hari untuk Palestina, bekerja sama dengan lembaga pendidikan, dan menumbuhkembangkan persatuan.

Dari perspektif advokasi, Agung Nurwijoyo menekankan pentingnya “shield of solidarity”, yaitu membangun solidaritas global yang melampaui Liga Arab dan melibatkan negara-negara Global South. “Dukungan internasional tidak akan berarti apa-apa jika tidak dikonversi menjadi power. Kekuatan melalui kerja sama multilateral, mini-lateral, dan bilateral,” ujarnya.

See also  Sandi Uno: 3 jurus Kembangkan Sektor Parekraf Indonesia

Maimon Herawati membeberkan bagaimana Israel menggelontorkan dana 150 juta USD untuk propaganda media global, termasuk yang beroperasi di Indonesia. Ia mengungkap bahwa beberapa media internasional besar seperti CNN dan The New York Times tunduk pada Hasbara Israel. “Salah seorang jurnalis mengungkapkan bahwa New York Times punya memo yang melarang pewarta penggunaan kata ‘genosida’, ‘pembersihan etnis’, dan ‘wilayah yang dijajah’ dalam pemberitaannya,” ungkapnya.

Tak hanya kondisi media internasional, Maimon juga menyampaikan hasil riset terhadap 10 media di Indonesia yang belum berimbang memberitakan Palestina. “Siapa yang dikutip itu menentukan”, tandasnya.

Bicara tentang media yang masih beberapa kali menyebut Hamas sebagai “teroris”, jurnalis Republika Fitriyan Zamzami menyebut bahwa rekan jurnalis tak salah, sebab di tatanan legal formal, negara kita belum punya sikap jelas terkait organisasi-organisasi di Palestina, belum mengakui status Hamas sebagai pejuang.

Kala menyoroti tantangan yang dihadapi media independen, Zamzami menceritakan bagaimana sikap pro-Palestina membawa konsekuensi berat bagi medianya. “Meta menutup laman Facebook kami dengan 2,5 juta pengikut, Tiktok dengan 14 juta pengikut hilang, kondisi Instagram juga tak jauh berbeda, telah beberapa kali dihapus.” ujarnya.

Media gathering ini menjadi momentum bagi parlemen, pemerintah, media, akademisi, dan aktivis untuk memperkuat narasi perjuangan Palestina. Dengan kolaborasi lintas sektor, forum sepakat untuk membuat semacam manual guide sebagai pegangan jurnalis untuk menyamakan persepsi dan sebagai panduan memilih diksi.

Berita Terkait

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia
Nono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Bangsa
Ombudsman Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Kementerian PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Tampung 11.340 Siswa
Warga Transmigrasi Senggi Bergerak Bersama Lawan Stunting

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 10:23 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

Tuesday, 29 September 2026 - 13:14 WIB

Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

Sunday, 27 September 2026 - 10:26 WIB

Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Saturday, 26 September 2026 - 18:23 WIB

Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia

Saturday, 26 September 2026 - 07:35 WIB

Nono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Bangsa

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:54 WIB

Berita Utama

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Wednesday, 30 Sep 2026 - 12:59 WIB