Pramono Anung Minta Satpol PP Bertindak Sesuai Kewenangan

Friday, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

DAELPOS.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bertindak sesuai kewenangan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Ia mengaku kecewa terhadap sikap Satpol PP yang membubarkan tenda massa aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI di depan Pintu Gerbang Pancasila, kawasan Gedung DPR/MPR RI pada Rabu (9/4) sore.

“Saya sungguh sangat kecewa. Bagi saya pribadi nggak boleh terjadi Satpol PP melakukan itu. Itu bukan tugas Satpol PP. Sebab, Satpol PP tidak mempunyai tugas untuk itu,” ujar Pramono di Jakarta International Velodrome, Kamis (10/4).

Karena itu, Pramono mengaku telah memberikan teguran terhadap Kepala Satpol PP DKI Jakarta. Ia meminta agar peristiwa tersebut tak kembali terjadi.

“Saya sudah memberikan teguran secara langsung kepada Kepala Dinas yang bersangkutan. Saya bilang ini tidak boleh terjadi kembali. Kepala Dinasnya tadi malam kurang lebih jam 7 saya tegur sendiri secara langsung,” katanya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi terkait aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI di depan Pintu Gerbang Pancasila, kawasan Gedung DPR/MPR RI.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan menegaskan, pihaknya akan mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aksi demonstrasi di masa mendatang.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dalam aksi di DPR pada Rabu sore. Kami akan lebih mengedepankan dialog untuk menangani situasi serupa,” ucap Satriadi.

Satriadi menambahkan, ke depan Satpol PP terus berusaha lebih baik lagi, termasuk dalam menangani aksi unjuk rasa. Ia menyebut pendekatan dengan cara dialog menjadi prioritas utama agar situasi tetap kondusif dan aspirasi masyarakat tetap tersampaikan tanpa menimbulkan gesekan.

See also  Kendalikan Inflasi di Jakarta, Pemprov DKI Luncurkan Microsite

“Pendekatan humanis dan komunikatif akan kami jadikan standar dalam setiap pengamanan. Kami ingin memastikan bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum tetap terjaga, sejalan dengan ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat luas,” tandasnya.

Berita Terkait

Inflasi Jakarta Melandai di Maret, Tetap Terkendali di Tengah Lonjakan Ramadan
Pemprov DKI Terapkan WFH Tiap Jumat, ASN Wajib Patuh Aturan
Pramono Siap Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan di Pemprov DKI
Jakarta Diperkirakan Sambut 12 Ribu Pendatang Baru
Pramono Dukung Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel
Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Usai Libur Lebaran
Car Free Night Warnai Malam Takbiran, Thamrin–Sudirman Bebas Kendaraan
Mudik Tenang, Warga Bisa Titip Kendaraan di Kantor Lurah hingga Wali Kota

Berita Terkait

Thursday, 2 April 2026 - 15:11 WIB

Inflasi Jakarta Melandai di Maret, Tetap Terkendali di Tengah Lonjakan Ramadan

Wednesday, 1 April 2026 - 16:20 WIB

Pemprov DKI Terapkan WFH Tiap Jumat, ASN Wajib Patuh Aturan

Monday, 30 March 2026 - 17:19 WIB

Pramono Siap Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan di Pemprov DKI

Monday, 30 March 2026 - 13:21 WIB

Jakarta Diperkirakan Sambut 12 Ribu Pendatang Baru

Saturday, 28 March 2026 - 11:25 WIB

Pramono Dukung Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

Berita Terbaru