Bahas Hasil Pemetaan Layanan Publik Bersama Prospera, Menteri PANRB Tekankan Kolaborasi dan Integrasi Layanan

Thursday, 26 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus memperkuat upaya transformasi pelayanan publik melalui kolaborasi strategis dengan mitra internasional. Bersama Prospera Indonesia, Kementerian PANRB membahas hasil awal pemetaan layanan publik yang disusun melalui analisis kebijakan, studi dokumen, serta data kuantitatif yang komprehensif.

“Pelayanan publik itu bisa kita mulai sebagai awal dari kebijakan, atau sebagai tujuan di akhir. Kita harus tahu dulu kebutuhan masyarakat seperti apa, lalu hasil yang diharapkan seperti apa. Jadi penting untuk melihatnya dari dua sisi,” tutur Menteri PANRB Rini Widyantini saat membuka diskusi Hasil Pemetaan Layanan Publik bersama Prospera Indonesia di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (25/6/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Rini juga menyoroti tantangan dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang terintegrasi. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga harus dibangun secara sistemik agar tidak berhenti pada koordinasi teknis, tetapi benar-benar menyatu dalam desain kebijakan dan pelaksanaan di lapangan.

“Kolaborasi tidak bisa dibangun hanya dengan niat baik saja. Kita butuh sistem yang memastikan semua kementerian/lembaga terhubung dan patuh pada arah kebijakan yang sama.” ujarnya.

Menteri Rini juga mencermati bahwa masih banyak proses layanan yang terfragmentasi dan belum sepenuhnya berpusat pada kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, pendekatan pelayanan publik di tiap daerah memerlukan penyesuaian berdasarkan kondisi dan kemampuan masing-masing wilayah.

“Saat ini, pemerintah menyadari bahwa kunci penghubung untuk melakukan integrasi sistem layanan publik adalah identitas kependudukan. Harus ada komitmen untuk menyatukan itu. Tanpa keterhubungan informasi, sulit mewujudkan pelayanan yang benar-benar terintegrasi,” tegas Menteri Rini.

Pada kesempatan yang sama, Head of Government Finances and Public Sector Performance Prospera, Roksana Khan, menyampaikan bahwa pemetaan ini merupakan langkah penting untuk memastikan transformasi digital pemerintahan benar-benar berdampak bagi masyarakat luas.

See also  Rampungkan Gedung Technopole, Kementerian PU Hadirkan Fasilitas I-SMART dan Teaching Factory

“Prospera Indonesia hadir untuk memastikan masyarakat benar-benar mendapat manfaat dari layanan pemerintah. Kami melihat Indonesia sudah bergerak cepat dalam transformasi digital pemerintahannya, dan hal ini menjadi modal penting untuk menjawab tantangan layanan publik ke depan,” ujar Roksana.

Kementerian PANRB berharap, hasil pemetaan ini tidak hanya menjadi dokumen evaluatif, tetapi menjadi fondasi kuat dalam menyusun arah kebijakan pelayanan publik yang lebih adil, efisien, dan menjangkau seluruh masyarakat.

Berita Terkait

Perkuat Irigasi Rawa Semangga, Kementerian PU Dukung Swasembada Pangan di Papua Selatan
Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
Proliga 2026, Jakrta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana Taklukan Medan Falcon
Stabilitas Ruang Kantor di CBD Jakarta Jelang 2026
Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Kementerian PU Kerahkan 14 Excavator di Dua Area Evakuasi
Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Ambang Batas Pemilu
Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung
Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 05:55 WIB

Perkuat Irigasi Rawa Semangga, Kementerian PU Dukung Swasembada Pangan di Papua Selatan

Monday, 9 February 2026 - 09:30 WIB

Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

Friday, 6 February 2026 - 23:00 WIB

Proliga 2026, Jakrta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana Taklukan Medan Falcon

Wednesday, 4 February 2026 - 11:44 WIB

Stabilitas Ruang Kantor di CBD Jakarta Jelang 2026

Monday, 2 February 2026 - 12:09 WIB

Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Kementerian PU Kerahkan 14 Excavator di Dua Area Evakuasi

Berita Terbaru