BP BUMN Perkuat Peran BUMN Dorong Ekonomi Desa

Thursday, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata / foto ist

Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata / foto ist

daelpos.com – Badan Pengelola (BP) BUMN terus memperkuat peran strategis perusahaan pelat merah dalam mendorong pemerataan ekonomi hingga ke tingkat desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan aktif BP BUMN dalam berbagai agenda strategis, salah satunya melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini digadang-gadang menjadi tulang punggung baru dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata, menghadiri rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang membahas operasionalisasi KDKMP. Rapat tersebut menjadi forum penting untuk menyelaraskan langkah, memperkuat sinergi, serta memastikan implementasi program berjalan efektif di lapangan.

Dalam forum tersebut, dibahas berbagai aspek krusial, mulai dari kesiapan infrastruktur, model bisnis koperasi, hingga dukungan pembiayaan dan distribusi logistik. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat realisasi program sekaligus meminimalkan potensi hambatan di tahap awal pelaksanaan.

KDKMP dirancang sebagai simpul layanan ekonomi terpadu di tingkat desa dan kelurahan. Fungsinya tidak hanya sebatas koperasi konvensional, tetapi juga sebagai pusat distribusi barang strategis, termasuk kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu, KDKMP juga berperan dalam menyerap hasil produksi petani dan nelayan, sehingga dapat membantu menjaga stabilitas harga serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Lebih jauh, KDKMP juga membuka akses layanan keuangan yang lebih inklusif. Masyarakat desa yang selama ini kesulitan menjangkau layanan perbankan formal diharapkan dapat memanfaatkan koperasi ini sebagai pintu masuk menuju ekosistem keuangan yang lebih luas.

BP BUMN melihat peran BUMN sangat vital dalam mendukung keberhasilan program ini. Melalui jaringan, kapasitas, serta pengalaman yang dimiliki, BUMN diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam memperkuat rantai pasok, memperluas distribusi, hingga menyediakan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan.

See also  PWI Pusat Kolaborasi dengan Kemnaker Sosialisasikan Program Ketenagakerjaan

Pada fase awal, pemerintah menargetkan percepatan aktivasi sekitar 30.000 titik dari total 80.000 titik KDKMP yang direncanakan. Target ambisius ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi berbasis desa.

Dengan jumlah titik yang masif, KDKMP diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat serta menciptakan dampak ekonomi yang signifikan. Tidak hanya meningkatkan akses terhadap barang dan layanan, program ini juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan mendorong tumbuhnya usaha mikro di tingkat lokal.

Ke depan, BP BUMN menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan keberhasilan program ini.

Melalui penguatan peran BUMN dan optimalisasi KDKMP, pemerintah berharap pemerataan ekonomi dapat terwujud secara nyata. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi nasional secara keseluruhan.

Berita Terkait

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah
Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta
Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen
Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun
Hutama Karya Bersama Sejumlah Stakeholder Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan JTTS Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Sicinci
Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat

Berita Terkait

Sunday, 26 July 2026 - 01:39 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Friday, 24 July 2026 - 14:38 WIB

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Wednesday, 22 July 2026 - 09:28 WIB

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Tuesday, 21 July 2026 - 13:30 WIB

Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun

Monday, 20 July 2026 - 18:15 WIB

JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

Berita Terbaru