Ahmad Syauqi Dukung KOSETA Lawan Krisis Budaya Lewat Pasar Merdeka

Wednesday, 23 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Syauqi Soeratno, mendukung penuh kegiatan kebudayaan dan ekonomi kreatif yang diinisiasi oleh Koperasi Produsen Seniman Budayawan Adiluhung Yogyakarta (KOSETA) dengan menggandeng HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi) DIY untuk penyelengaraannya. Dalam pertemuan dengan pengurus KOSETA dan HIPPI DIY, Syauqi menekankan pentingnya kolaborasi antar masyarakat, seniman, dan pelaku UMKM dalam menjaga nilai-nilai kegotongroyongan.

“KOSETA ini langkah nyata untuk mewujudkan gagasan bersama. Saya melihat ada krisis budaya yang makin terasa, terutama pada anak-anak. Maka, penting ada gerakan seperti KOSETA yang bisa menjadi ruang literasi, ruang bermain tradisional, dan ruang ekspresi budaya,” ujar Ahmad Syauqi saat audiensi di Kantor DPD RI Yogyakarta, Senin (21/7).

KOSETA, yang kini telah berbadan hukum koperasi, beranggotakan sekitar 70 orang dari berbagai latar belakang seni dan budaya. Mereka akan mengadakan “Pasar Merdeka” di Embung Giwangan yang merupakan kolaborasi antara KOSETA dan HIPPI DIY. Kegiatan yang rencananya dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 ini, akan diisi dengan festival, seminar, pertunjukan seni, dan pasar UMKM, serta permainan anak tradisional seperti gobak sodor dan jek-jekan.

Ketua KOSETA Sigit Sugito menyatakan bahwa semangat awal KOSETA adalah untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai memudar. “Dulu koperasi seniman itu sekadar kumpul-kumpul. Sekarang kami ingin membawa semangat itu ke arah yang lebih konkret dan legal. Pasar Merdeka menjadi wujudnya,” ujar Sigit.

Senada dengan itu, Ketua HIPPI DIY Arya Aryanto menyampaikan komitmen untuk mendukung penuh kegiatan KOSETA. “Kami siap mengisi stand-stand UMKM dan membantu menyukseskan acara ini. Kolaborasi adalah kunci,” ujarnya.

Sebelum menutup audiensi, Ahmad Syauqi berharap bahwa acara ini bisa diselenggarakan secara tahunan dengan gema yang lebih besar. ”Tahun pertama ini harus dimaksimalkan, publikasi acara ini harus dikuatkan, pengisi acaranya juga harus bisa menarik orang. Semoga langkah awal KOSETA ini dapat menjahit nilai-nilai dan akar budaya,” tutup Ahmad Syauqi. **

See also  Warga Cengkareng Antusias Sambut Sembako Murah, 3.000 Paket Habis Terjual

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

News

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 22:12 WIB

Berita Terbaru

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Wednesday, 19 Aug 2026 - 22:01 WIB