Dukung Irigasi MT I Tahun 2025/2026, Bendungan Kedungombo Siap Aliri Sawah Sesuai Kebutuhan Petani

Tuesday, 26 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pasokan air dari Bendungan Kedungombo tetap terjaga dan siap mengairi lahan pertanian pada Musim Tanam (MT) I Tahun 2025/2026 pada 1 September 2025. Pemanfaatan bendungan yang berada di perbatasan Desa Rambat dan Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Bendungan Kedungombo bagian integral dari sistem irigasi yang memastikan pasokan air tersalurkan secara efisien hingga ke lahan pertanian. “Air yang dikelola dengan baik akan meningkatkan indeks pertanaman,”kata Menteri Dody.

Berdasarkan hasil koordinasi dan mempertimbangkan ketersediaan air, disepakati bahwa MT I Tahun 2025/2026 akan dimulai pada 1 September 2025, dengan rilis air untuk kebutuhan irigasi dan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui Jaringan Irigasi Waduk Kedungombo meliputi Kabupaten Grobogan, Kudus, Pati, Demak dan Jepara

Kesepakatan pola tanam ini melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Dinas Pusdataru dan Dinas Pertanian dan Perkebunan), Balai PSDA Seluna, Dinas Pertanian dan PUPR kabupaten/kota,serta perwakilan petani melalui Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A).

Rilis air dari Waduk Kedungombo untuk kebutuhan air irigasi pada Masa Tanam 2025/2026 atau MT 1, MT 2, MT 3 didasarkan pada rencana pola tanam dan rencana tata tanam yang telah disepakati sesuai kebutuhan sebesar 72.664 Hektare (ha), meliputi Daerah Irigasi Sidorejo dan pompanisasi (6.512 ha), DI Sidorejo Kiri/Lanang (1.900 ha), DI Sedadi dan pompanisasi (16.548 ha), Klambu Kiri dan LTT Demak (26.826 ha), DI Klambu Kanan dan Tambakromo(9.904 ha), DI Klambu Wilalung (7, 457 ha) dan PAT (3.517 ha)

See also  Hari Bumi Sedunia 2025, Hutama Karya Tanam 1.980 Pohon

Pembagian air irigasi waktu permulaan MT 1 dan MT 2 pada sawah diatur sesuai jadwal rilis air irigasi dilakukan secara giliran setiap tahun oleh Dinas di tingkat pemerintah daerah, selanjutnya bekerja sama dengan Balai Pusdataru Seluna dan BBWS Pemali Juana. Prinsip pembagian air berdasarkan pada keseimbangan air, yakni kebutuhan air irigasi yang telah ditetapkan terhadap debit air yang tersedia di Bendungan Kedungombo secara optimal.

Kementerian PU memastikan debit air dari bendungan ini cukup untuk mengairi lahan pertanian sesuai kesepakatan pola tanam antara petani, pemerintah daerah, dan Komisi Irigasi. Stok air dari Bendungan Kedungombo saat ini sebesar 472,39 juta meter kubik pada elevasi muka air 87,67 meter.

Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto menegaskan bahwa Kementerian PU menghormati hasil keputusan bersama yang tertuang dalam SK Pola Tanam yang dikeluarkan pemerintah daerah. Namun meski distribusi air diatur ketat, pihaknya tetap membuka ruang fleksibilitas.

“Apabila ada petani yang membutuhkan air irigasi, Bendungan Kedungombo siap menyuplai, dengan catatan koordinasi harus dilakukan bersama Balai PSDA Seluna, IP3A, GP3A, Dinas PU dan Dinas Pertanian yang merupakan anggota Komisi Irigasi,” ujar Sudarto.

Bendungan Kedungombo dibangun pada periode 1980–1991 dengan kapasitas tampung normal 561,2 juta m³ dan berpotensi mengairi daerah irigasi seluas 61.440 hektare yang tersebar di Kabupaten Grobogan meliputi DI Sidorejo (6.038 ha), DI Sidorejo Kiri/Lanang (1.900 ha), dan DI Sedadi (16.055 ha). Kabupaten Demak (DI Klambu Kiri 20.646 ha), Kabupaten Pati DI Klambu Kanan 9.348 ha), dan Kabupaten Kudus DI Klambu Wilalung 7.457 ha). (*)

 

Berita Terkait

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua
Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar
Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026
Kementerian PU Perkuat Layanan Air Minum SPAM Semongkat untuk 29 Desa di Sumbawa
Lewat Patriot Move 2026, Menko AHY dan Menteri Iftitah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi
Bangun RSUD Berkualitas di Maluku, Hutama Karya Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Kepulauan
Menkop UMKM Larang Marketplace Naikkan Biaya Admin Seller
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 05:32 WIB

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Saturday, 23 May 2026 - 05:19 WIB

Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan

Friday, 22 May 2026 - 00:19 WIB

Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar

Thursday, 21 May 2026 - 15:15 WIB

Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026

Wednesday, 20 May 2026 - 10:40 WIB

Kementerian PU Perkuat Layanan Air Minum SPAM Semongkat untuk 29 Desa di Sumbawa

Berita Terbaru

News

Viva Yoga: 61 Bupati Usulkan Kawasan Baru Transmigrasi

Sunday, 24 May 2026 - 11:07 WIB

News

DPD RI Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan

Sunday, 24 May 2026 - 10:52 WIB