Bertemu Bupati Sigi, Wamen Viva Yoga Dorong Bawang dan Kopi Sulawesi Tengah Mendunia

Tuesday, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Bagi Bupati Mohamad Rizal Intjenae mengembangkan Kawasan Transmigrasi Palolo dan Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, penting sehingga saat beraudensi dengan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, dirinya membawa beberapa kepala dinas.

Dalam pertemuan yang digelar di Gedung C, Komplek Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, 2/9/2025, banyak hal yang disampaikan Rizal Intjenae. Ada potensi dan tantangan dalam mengembangkan dua kawasan itu.

Diunjukan potensi yang sudah berkembang dan bisa lebih dimaksimalkan dari kawasan transmigrasi adalah produk bawang dan kopi. Beberapa kemasan produk yang berlabel ‘Kopi Sigi Ka Kommi’ dan ‘Bawang Panggang Sigi’ yang sudah beredar di pasar dibawa ke Jakarta.

Viva Yoga merasa senang dari kawasan transmigrasi, terutama Palolo, mampu menghasilkan produk UMKM yang menjadi andalan dari kabupaten yang beribukota di Bora itu. Dirinya mendengar bahwa kopi dari Sigi diminati oleh Kanada dan China.

Untuk lebih memaksimalkan potensi yang ada, Kementerian Transmigrasi akan terus bersinergi dengan kabupaten itu untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya yang tinggal di satuan pemukiman (transmigran) namun juga masyarakat lokal. “Kita berdayakan dan kembangkan produk unggulan dari kawasan transmigrasi”, ujar pria yang juga menjadi Wakil Ketua Umum PAN itu.

Diakui banyak tantangan yang dirasakan oleh transmigran, seperti status lahan yang tumpang tindih dengan lahan milik Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, BUMN, dan korporasi. Menanggapi masalah ini Viva Yoga dengan tegas mengatakan, mengacu hasil Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Kementerian Transmigrasi pada 30 Juni 2025, disimpulkan, meminta Pemerintah untuk mengeluarkan seluruh kawasan hutan yang berada di kawasan transmigrasi harus dikepaskan status kawasan hutannya. “Dengan dasar hukum ini maka legalitas lahan kawasan transmigrasi lebih kuat”, ujarnya.

See also  Asean Para Games 2022, Para Atletik Indonesia Lampaui Target Medali Emas

Untuk membangun kawasan transmigrasi, dikatakan Kementerian Transmigrasi tidak bisa sendirian sehingga kementerian ini melakukan sinergi dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kesehatan. Dengan bersinergi banyak kementerian, Viva Yoga mendorong berbagai potensi yang ada dikembangkan. “Durian, kakao, dan hasil pertanian lainnya juga perlu dipromosikan seperti kopi dan bawang”, ujarnya.

Untuk mengembangkan semua potensi yang ada di Palolo dan Lemban Tongoa, Kementerian Transmigrasi akan bersinergi dengan kementerian lainnya. Dicontohkan kementerian ini bersinergi dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian melakukan budi daya sapi brasil di Kawasan Transmigrasi Lewa, Nusa Tenggara Timur. “Investornya juga dari Brasil”, ungkapnya. “Model seperti ini akan kita gunakan di kawasan transmigrasi di Sigi untuk komoditas unggulan”, tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sigi didorong juga untuk menarik investor. Untuk lebih meningkatkan produksi kopi, selain peran dari Kementerian Transmigrasi juga perlunya investasi dari manapun sebab meski lahan cukup luas namun produksi kopi yang ada belum bisa memenuhi keinginan dari Kanada dan China karena kekurangan tenaga kerja. “Kita ingin kopi dari Sigi bisa ekspor”, harap mantan Anggota Komisi IV DPR itu.

Membangun kawasan transmigrasi menurut Viva Yoga tidak hanya sektor ekonomi. Adanya keluhan soal puskesmas di sana, menurutnya akan dikoordinasikan dan disinergikan dengan Kementerian Kesehatan.

Berita Terkait

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!
Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa
Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa
Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Berita Terkait

Saturday, 8 August 2026 - 18:21 WIB

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 August 2026 - 13:51 WIB

Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

Friday, 7 August 2026 - 20:06 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa

Friday, 7 August 2026 - 13:17 WIB

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Berita Terbaru

Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta / foto ist

Megapolitan

Gedung Abdul Muis Terbakar, Data Pajak DKI Aman

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:28 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono / foto ist

Berita Utama

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:21 WIB