Temui Nusron Wahid, BAP DPD RI Bawa 56 Aduan Masyarakat Soal Tanah

Thursday, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan keadilan agraria bagi masyarakat, khususnya masyarakat daerah. Hal ini disampaikan dalam Rapat Konsultasi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid. Rapat tersebut merupakan tindaklanjut dari 56 pengaduan masyarakat yang diterima BAP DPD RI sepanjang tahun sidang 2024–2025.

“Kami mengingatkan pemerintah agar bertindak responsif atas tingginya eskalasi konflik agraria. Rekomendasi BAP tidak boleh berhenti di atas kertas, tetapi harus menjadi dasar tindakan nyata pemerintah.” kata Ketua BAP DPD RI Ahmad Syauqi Soeratno di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Senator asal Daerah Istimewa Yogyakarta itu juga mengingatkan agar kebijakan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dijalankan dengan penuh kehati-hatian.
“Pembangunan nasional harus inklusif dan berkeadilan. PPKH tidak boleh mengorbankan hak masyarakat adat maupun merusak kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Di hadapan menteri, Anggota BAP DPD RI menyampaikan berbagai masalah pertanahan yang dialami masing-masing daerahnya. Jialyka Maharani menyampaikan pengaduan masyarakat perihal proses pembuatan Surat Hak Milik (SHM) yang dinilai cukup lamban di beberapa kantor pertanahan.

“Kami khawatir jika proses pengurusan SHM menyulitkan, tanah masyarakat yang hingga saat ini belum SHM akan menjadi target mafia tanah,” ujar Jialyka yang juga merupakan Senator asal Sumatera Selatan.

Menampung aduan BAP DPD RI, Nusron berkomitmen untuk membuat dashboard pengaduan agar segala hal teknis berkaitan aspirasi masyarakat yang dibawa oleh BAP DPD RI dapat segera diselesaikan.

“Kami berharap agar komunikasi dari DPD RI dapat berlangsung satu pintu. Kami akan menunjuk PIC dari Kementerian ATR/BPN begitupun dari DPD agar menunjuk PIC karena masalah pertanahan ini selain menjadi ranah BAP, juga merupakan ranah Komite I. Supaya semua masalah pertanahan yang disampaikan dapat segera clear,” sahut Nusron.

See also  100% Jaringan Listrik PLN Telah Normal Kembali Pascabanjir Jabodebek

Dirinya juga meminta jajarannya agar segera memantau dan menindaklanjuti aduan terkait proses pengurusan surat di Kantor Pertanahan Daerah yang berjalan lamban.

“Mohon agar para Dirjen segera menindaklanjuti aduan dari BAP DPD RI ini dan mengevaluasi apabila proses pengurusan surat tanah di beberapa kantor pertanahan beberapa daerah kurang cepat,” seru Nusron.

Berita Terkait

PJJ di Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik
Anak Krakatau Erupsi, MBG Disetop Sementara
Kementerian PU Suplai Air dari Saluran Tersier Dukung Pemadaman Karhutla di Kapuas
BNI Ajak Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan di Era Digital
Drone Pertanian Pangkas Biaya Penyemprotan Petani Merauke hingga 90 Persen
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Kementerian PU Tangani Longsor Susulan di Jalan Poros Tenggarong–Samarinda
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 09:47 WIB

PJJ di Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik

Tuesday, 8 September 2026 - 09:30 WIB

Anak Krakatau Erupsi, MBG Disetop Sementara

Monday, 7 September 2026 - 15:12 WIB

BNI Ajak Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan di Era Digital

Monday, 7 September 2026 - 13:42 WIB

Drone Pertanian Pangkas Biaya Penyemprotan Petani Merauke hingga 90 Persen

Monday, 7 September 2026 - 11:25 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Berita Terbaru

foto ist

News

PJJ di Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik

Tuesday, 8 Sep 2026 - 09:47 WIB

foto ist

News

Anak Krakatau Erupsi, MBG Disetop Sementara

Tuesday, 8 Sep 2026 - 09:30 WIB