Kemenpar Tanamkan Budaya Berkelanjutan di Pagar Alam

Monday, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji (tengah) hadir pada acara Gerakan Wisata Bersih di Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan, Sabtu (15/11/2025).

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji (tengah) hadir pada acara Gerakan Wisata Bersih di Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan, Sabtu (15/11/2025).

daelpos.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengaktivasi Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan, untuk menumbuhkan budaya kebersihan sebagai fondasi pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

“Gerakan Wisata Bersih harus kita hidupkan sebagai budaya, bukan sekadar kegiatan. Sebuah budaya baru dalam pariwisata Indonesia, budaya yang menempatkan kebersihan sebagai identitas dan fondasi utama dalam membangun pariwisata inklusif dan kompetitif,” ujar Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, dalam kegiatan GWB di Lapangan Landing Paralayang Tangga 2001, Pagar Alam, Sabtu (15/11/2025).

GWB Pagar Alam merupakan penyelenggaraan ke-14 secara nasional oleh Kemenpar sepanjang 2025.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai aksi, mulai dari bersih-bersih destinasi secara massal, edukasi dan kampanye sadar kebersihan, penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat sampah ramah lingkungan, hingga penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas agar solusi yang diterapkan dapat berkelanjutan.

Sejumlah komunitas lari di Pagar Alam juga turut memeriahkan kegiatan melalui fun run.

Bayu menegaskan bahwa Gerakan Wisata Bersih bukan sekadar simbol, tetapi solusi konkret terhadap tantangan dalam pengelolaan destinasi.

Gerakan ini dirancang agar menjadi bagian dari sistem pengelolaan pariwisata yang hidup, konsisten, dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan hari ini, kita berharap GWB dapat memantik semangat masyarakat Pagar Alam untuk menjaga lingkungan, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku wisata, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap pariwisata bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan arah pembangunan pariwisata Indonesia saat ini berfokus pada kualitas, keberlanjutan, dan pelibatan wisatawan secara lebih bermakna dalam ekosistem pariwisata. Kebersihan, menurutnya, bukan hanya indikator layanan, tetapi cermin peradaban dan karakter bangsa.

“Kita percaya bahwa pariwisata yang bersih adalah pariwisata yang bermartabat. Kebersihan adalah bagian dari jati diri bangsa. Mari bersama menjadikan kebersihan sebagai nilai luhur dalam pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya di Bumi Besemah yang kita cintai ini,” kata Bayu.

See also  Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Dongkrak Ekonomi Warga, Warung Lokal Kebanjiran Pembeli

Pemilihan Pagar Alam sebagai lokasi penyelenggaraan GWB didasarkan pada kekayaan lanskap alamnya yang memukau, udara sejuk dataran tinggi, serta budaya masyarakat yang khas.

Dikelilingi perkebunan teh dan kopi, Pagar Alam memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan ekowisata yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Kemenpar, ujar Bayu, berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata di Pagar Alam dan Sumatra Selatan secara berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Pagar Alam, Bertha, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya kota tersebut sebagai lokasi percontohan GWB nasional. “Kegiatan ini sangat positif dalam meningkatkan promosi dan daya saing destinasi melalui praktik kebersihan dan kesehatan yang berkelanjutan. Ini juga menjaga keseimbangan aspek sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan,” kata Bertha.

Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong kemajuan ekonomi masyarakat secara lebih luas, meningkatkan nilai tambah pariwisata, serta memperkuat tata kelola destinasi wisata.

“Gerakan ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi pelestarian lingkungan, peningkatan kunjungan wisata, serta pemberdayaan masyarakat dan ekonomi lokal,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Bidang Pengamanan Destinasi dan Pengamanan Kemenpar, Irjen Pol Krisnandi; Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Kemenpar, Florida Pardosi; serta Asisten Deputi Bidang Event Daerah Kemenpar, Reza Fahlevi.

Berita Terkait

Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG
Perkuat Daya Tarik Investasi, Pemerintah Integrasikan Sistem Layanan TKA
Mendes Yandri Ajak AKSI Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo
1.999 Dapur MBG Ditutup, Ini Alasannya
Bandara Soetta Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Vulkanik
Kementerian PU Rampungkan Rekonstruksi Jalan Gombel Lama Lebih Cepat, Akses Kembali Dibuka
PJJ di Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik
Anak Krakatau Erupsi, MBG Disetop Sementara

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 14:50 WIB

Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG

Thursday, 10 September 2026 - 09:08 WIB

Perkuat Daya Tarik Investasi, Pemerintah Integrasikan Sistem Layanan TKA

Thursday, 10 September 2026 - 07:04 WIB

Mendes Yandri Ajak AKSI Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 9 September 2026 - 13:25 WIB

1.999 Dapur MBG Ditutup, Ini Alasannya

Wednesday, 9 September 2026 - 09:34 WIB

Bandara Soetta Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Megapolitan

DPRD DKI Ingatkan Jangan Timbun Masker di Tengah Dampak Abu Vulkanik

Thursday, 10 Sep 2026 - 16:03 WIB