Akses Mulai Terbuka, Kementerian PU Kerahkan Prasarana Air Bersih dan Sanitasi Bagi Pengungsi Bencana Banjir dan Longsor di Aceh

Saturday, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memberikan dukungan sarana dan prasarana dasar untuk membantu memenuhi kebutuhan pengungsi bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Bantuan disalurkan melalui Tim Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Aceh dengan mengerahkan 2 tim ke Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen.

Pengiriman bantuan dilakukan setelah akses jalan secara bertahap telah terbuka dan memungkinkan mobilisasi peralatan dari Banda Aceh. BPBPK Aceh memastikan seluruh unit mobil tangki air (MTA) dan hidran umum (HU) dikirim dengan kondisi penuh untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi para pengungsi.

Kementerian PU akan terus memonitor dan siap menambah dukungan sesuai kebutuhan. Koordinasi secara intensif terus dilakukan Kementerian PU dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur penanganan bencana.

“Prinsip kami adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan dasar yang layak dan aman selama masa tanggap darurat,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Dukungan sarana dan prasarana beserta 2 Tim Tanggap Darurat telah dikerahkan ke wilayah terdampak. Tim 1 yang bertugas di Kabupaten Pidie Jaya terdiri dari 10 personel dan membawa sejumlah peralatan untuk pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, antara lain 2 unit truk operasional, 12 unit Hidran Umum (HU) beserta kaki HU, 4 unit mobil tangki air untuk memastikan pasokan air bersih, 3 unit toilet portabel, serta 1 truk sedot tinja untuk mendukung layanan sanitasi di lapangan.

Sementara itu, Tim 2 yang bergerak di Kabupaten Pidie diperkuat 8 personel dengan membawa 1 unit truk operasional, 6 unit HU lengkap dengan kaki HU, 2 unit mobil tangki air, serta 2 unit toilet portabel. Seluruh peralatan ini disiapkan untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan air bersih, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya selama masa tanggap darurat.

See also  Bamsoet Bahas Utang Luar Negeri Indonesia dan Potensi Logam Tanah Jarang

Dukungan sarana dan prasarana ini akan terus disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, termasuk kemungkinan penambahan untuk layanan kebersihan, air bersih, dan sanitasi bagi pengungsi. (*)

Berita Terkait

Penguatan Kelembagaan BSN Dukung Fungsi Standardisasi RPJMN 2025-2029 Prioritas 5
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan Agustus 2026
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Desa, Kemendes Gandeng Kemenkes
Hutama Karya Bekali 1.800 Mahasiswa KKN Universitas Andalas untuk Berkontribusi bagi Masyarakat
Konsisten Kawal Sekolah Rakyat, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Apresiasi Percepatan Pembangunan oleh Hutama Karya
Pusat Bisnis Jadi Raja Baru Harga Tanah di Jakarta
HK Bhirawa Suplai 12 Ribu Ton Baja untuk 15 Sekolah Rakyat
AHY Sambut Gerakan Langkah Hijau Grab

Berita Terkait

Wednesday, 8 July 2026 - 13:33 WIB

Penguatan Kelembagaan BSN Dukung Fungsi Standardisasi RPJMN 2025-2029 Prioritas 5

Tuesday, 7 July 2026 - 12:48 WIB

30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan Agustus 2026

Monday, 6 July 2026 - 21:29 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Desa, Kemendes Gandeng Kemenkes

Monday, 6 July 2026 - 19:15 WIB

Hutama Karya Bekali 1.800 Mahasiswa KKN Universitas Andalas untuk Berkontribusi bagi Masyarakat

Friday, 3 July 2026 - 18:30 WIB

Konsisten Kawal Sekolah Rakyat, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Apresiasi Percepatan Pembangunan oleh Hutama Karya

Berita Terbaru

Berita Utama

Buka IGYLS 2026, Ketua DPD RI Ajak Anak Muda Pimpin Gerakan Hijau Global

Wednesday, 8 Jul 2026 - 13:41 WIB

News

Tampilkan Rubrik Tentang Desa, Mendes Puji Radar Mojokerto

Wednesday, 8 Jul 2026 - 12:51 WIB