daelpos.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat, hari ini, Selasa, 2 Februari 2026. Rakornas ini dihadiri para menteri, kepala lembaga, gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kerja sama lintas wilayah.
“Keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kekompakan pemerintah pusat dan daerah. Tidak boleh ada kebijakan yang berjalan sendiri-sendiri,” kata Prabowo di hadapan peserta Rakornas.
Rakornas ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Sejumlah agenda strategis akan dibahas, antara lain ketahanan pangan, stabilitas harga, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemerintah juga akan mengevaluasi pelaksanaan program nasional di daerah dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi pemerintah daerah.
Menteri Dalam Negeri menyatakan Rakornas menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antara pusat dan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan dinamika politik nasional.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah terakhir digelar pada awal masa pemerintahan baru sebagai upaya memperkuat koordinasi dan konsolidasi pemerintahan.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

