daelpos.com — Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan bahwa sejumlah pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus siap menghadapi pemeriksaan hukum terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan perusahaan pelat merah. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri forum nasional di Jakarta, Senin (2/2).
“Kalau ada yang salah, saya tidak akan segan. Bos-bos BUMN harus siap-siap dipanggil kejaksaan,” kata Prabowo di hadapan ratusan peserta forum. Ia menegaskan pemerintah tidak akan menoleransi praktik korupsi maupun penyalahgunaan wewenang di tubuh BUMN.
Prabowo menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari upaya membersihkan BUMN agar lebih profesional dan transparan. Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas setiap indikasi penyimpangan yang ditemukan.
Sementara itu, sejumlah pengamat menilai pernyataan Prabowo menunjukkan sinyal kuat bahwa pemerintah serius menindak praktik korupsi di perusahaan negara. “Ini bisa jadi momentum reformasi BUMN.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan komentar terkait kemungkinan pemanggilan para bos BUMN.








