daelpos.com – Keberadaan shelter atau tempat penampungan sementara (TPS) di Jalan Raya Bogor, RW 02, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, terbukti efektif menangani sampah dari lima kelurahan.
Lurah Pekayon, Ahmad Bakri, mengatakan shelter tersebut menjadi titik transit sampah dari Kelurahan Pekayon, Cijantung, Baru, Kalisari, dan Gedong. Fasilitas ini sekaligus menggantikan peran TPS di Jalan Pendidikan, Cijantung.
“Di shelter ini, sampah dari armada kecil seperti gerobak motor dan kendaraan lingkungan dipindahkan ke truk besar untuk kemudian dibuang ke TPST Bantar Gebang,” ujar Bakri, Rabu (8/4).
Ia menjelaskan, sejak beroperasi pada 2 April 2026, mayoritas sampah yang masuk berasal dari permukiman warga. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber.
“Seluruh RW di Kecamatan Pasar Rebo sudah memiliki bank sampah. Bahkan, sejumlah masjid juga telah menerapkan sistem pemilahan sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Rebo, Marudin, mengungkapkan setiap hari enam truk besar berkapasitas 10 ton dikerahkan untuk mengangkut sampah ke TPST Bantar Gebang.
“Setiap truk melakukan dua rit. Total volume sampah yang diangkut mencapai sekitar 120 ton per hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, kuota pembuangan sampah ke Bantar Gebang dibatasi maksimal 14 rit per hari. Karena itu, penggunaan truk berkapasitas besar menjadi strategi untuk mengoptimalkan pengangkutan.
“Sejauh ini, peralihan dari TPS Jalan Pendidikan ke shelter Pekayon berjalan lancar tanpa kendala. Pengangkutan rutin juga memastikan tidak ada penumpukan sampah,” tandasnya.








