Indonesia Resmi Gabung Kampanye Digital Global 50-in-5

Friday, 29 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah Indonesia resmi bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5, sebuah inisiatif internasional untuk mempercepat pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI) yang aman, inklusif, interoperabel, dan berpusat pada masyarakat.

Langkah tersebut ditegaskan sebagai komitmen Indonesia dalam menghadirkan transformasi digital yang tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan, keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari banyaknya aplikasi yang dibangun pemerintah, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saat ini pemerintah di berbagai belahan dunia semakin digital. Namun ada satu pertanyaan penting, apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari transformasi itu dalam kehidupan mereka sehari-hari?” ujar Rini dalam OECD Global Symposium 2026 di Seoul, Korea Selatan.

Menurutnya, masyarakat merasakan kehadiran pemerintah ketika layanan publik menjadi lebih mudah diakses dan birokrasi tidak lagi berbelit.

“Bagi Indonesia, DPI bukan sekadar tentang menghubungkan sistem. DPI adalah tentang memastikan pemerintah menjadi lebih responsif, lebih terintegrasi, dan lebih hadir dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 280 juta penduduk, Indonesia memandang DPI sebagai fondasi penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mengurangi kesenjangan layanan publik.

Saat ini, Indonesia terus mengembangkan berbagai komponen strategis DPI, mulai dari Identitas Kependudukan Digital (IKD), Sistem Penghubung Data dan Layanan Digital Pemerintah, implementasi Satu Data Indonesia, hingga sistem pembayaran digital seperti QRIS, BI-FAST, dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Pemerintah juga mengembangkan portal layanan terpadu INAku sebagai pintu masuk layanan pemerintah digital yang terintegrasi dan berpusat pada masyarakat.

Hingga 19 Mei 2026, jumlah pengguna IKD tercatat mencapai 19,35 juta pengguna. Ke depan, sistem tersebut akan diperkuat dengan teknologi pengenalan wajah dan liveness detection dengan target menjangkau sekitar 50 juta pengguna.

See also  Budaya Baca Perlu Ditingkatkan di Kalangan Remaja

Sementara itu, interoperabilitas layanan pemerintah hingga April 2026 telah menghubungkan 447 instansi.

Di sektor pembayaran digital, QRIS mencatat lebih dari 10,33 miliar transaksi dengan dukungan lebih dari 58 juta pengguna dan 41 juta merchant di seluruh Indonesia, mayoritas berasal dari kalangan UMKM.

QRIS juga telah terhubung lintas negara dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Tiongkok.

Indonesia juga mulai menerapkan transformasi perlindungan sosial berbasis DPI di Kabupaten Banyuwangi. Melalui integrasi identitas digital dan verifikasi biometrik, proses verifikasi penerima bantuan yang sebelumnya memakan waktu hingga 200 hari kini bisa diselesaikan dalam hitungan menit hingga beberapa jam.

Plt Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB Cahyono Tri Birowo mengatakan, partisipasi Indonesia dalam kampanye 50-in-5 menunjukkan keseriusan pemerintah membangun ekosistem digital yang inklusif dan terpercaya.

“Partisipasi Indonesia dalam kampanye 50-in-5 mencerminkan keyakinan bahwa masa depan pemerintahan digital tidak ditentukan oleh seberapa banyak aplikasi yang dibangun pemerintah, melainkan oleh seberapa besar pemerintah mampu menghadirkan makna dan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” katanya.

Indonesia juga tengah mempersiapkan penyelenggaraan Global DPI Summit 2027 di Bali sebagai wadah kolaborasi internasional dan pertukaran praktik terbaik pembangunan infrastruktur publik digital.

Berita Terkait

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI
Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 22:22 WIB

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Friday, 17 July 2026 - 18:38 WIB

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Berita Terbaru

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB