BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2024 di Atas 5 Persen

Saturday, 2 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Bank Indonesia (BI) menyatakan, pertumbuhan ekonomi tahun ini diperkirakan masih cukup moderat dan belum mencapai level agresif.

Deputi Gubernur BI, Juda Agung mengatakan beberapa faktor penentu antara lain telah rampung pemilu 2024 yang membuat kalangan dunia usaha bisa melanjutkan ekspansi lebih cepat.

“Pemilu sudah selesai dan ini mendorong optimisme,” ujar dia dalam agenda Indonesia Economic Outlook tengah pekan ini.

Juda menjelaskan, bank sentral memprediksi pertumbuhan ekonomi 2024 berada dalam kisaran 4,7% hingga 5,5%. Jarak yang cukup lebar itu sekaligus menggambarkan kondisi ketidakpastian, utamanya yang berasal dari faktor eksternal (global).

“Saya kira titik tengahnya di kisaran 5,1%.” tutur dia.

Sementara dari laju inflasi, Juda menilai pergerakan bakal terjadi di level 2% sampai dengan 3%. Angka itu masih masuk dalam sasaran 2,5% plus minus 1% seperti yang ditetapkan pada awal tahun.

“Untuk pertumbuhan kredit perbankan diharapkan bisa tumbuh antara 10% sampai 12%,” sambung dia.

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada sepanjang 2023 adalah sebesar 5,05%. Laju pertumbuhan sempat keluar dari level psikologis 5% pada kuartal III/2023 dengan mencatatkan 4,95%.

Guna mengatasi hal tersebut, pemerintah berinisiatif menggelontorkan sejumlah insentif di akhir 2023, seperti BLT El Nino, bantuan pangan, hingga diskon pajak perumahan. Beberapa bantuan ini kemudian berlanjut sampai semester I/2024 untuk memastikan target pertumbuhan ekonomi bisa tercapai.

See also  Laba Bersih Jasa Marga Meningkat 70 Persen di 2022

Berita Terkait

Menteri Rosan: Kolaborasi Riset dan Industri Jadi Kunci Hilirisasi Bernilai Tambah
Danantara Resmi Satukan Hotel-Hotel BUMN
OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen
Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Berita Terkait

Sunday, 28 June 2026 - 21:19 WIB

Menteri Rosan: Kolaborasi Riset dan Industri Jadi Kunci Hilirisasi Bernilai Tambah

Sunday, 28 June 2026 - 16:40 WIB

Danantara Resmi Satukan Hotel-Hotel BUMN

Wednesday, 24 June 2026 - 18:23 WIB

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Berita Terbaru

Berita Terbaru

AHY Sambut Gerakan Langkah Hijau Grab

Tuesday, 30 Jun 2026 - 13:59 WIB