Sampai Kapanpun Korupsi Nggak Bakal Selesai Kalau Cuma Bertumpu KPK

Sunday, 15 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persoalan korupsi memerlukan upaya luar biasa yang melibatkan semua stakeholders. Pemberantasan korupsi tidak boleh hanya mengandalkan pada satu pihak saja, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kalau hanya dibebankan KPK saya bilang sampai kiamat pun KPK nggak bisa bergerak sendiri. Karena KPK hanya salah satu unsur dari pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini mengatakan bahwa konsep pemberantasan tindak pidana korupsi tidak hanya bergantung pada jenis pemidanaan.

“Karena kalau kita melihat itu saja, pemberantasan korupsi hanya melihat dalam arti kata sempit,” katanya

Untuk itu, Supratman menyatakan harus ada keseriusan dari berbagai pihak untuk melakukan pemberantasan korupsi.  Salah satu caranya dengan pendidikan karakter.

“Kenapa pendidikan karakter? Di negara-negara Skandinavia untuk menghasilkan orang cerdas yang paling penting bukan hanya pendidikan. Tapi yang ditekankan di sana sejak usia dini adalah bagaimana anak-anak itu bisa dibekali nilai-nilai antikorupsi,” ungkapnya.

Ucapan Supratman itu bukan tanpa alasan, dia mengaku sudah melihat banyak koruptor yang masih bisa tersenyum, meski sudah mengenakan pakaian tahanan oranye dan ditangkap oleh KPK.

Artinya upaya melakukan labelisasi dan memberikan hukuman sosial pada para koruptor belum dilakukan secara maksimal,” pungkasnya. (Rmol)

See also  Amanah BUMN, Pertamina Kembangkan Inovasi Bisnis untuk Perluas Layanan Energi

Berita Terkait

HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi
DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 13:20 WIB

HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

Tuesday, 6 October 2026 - 19:42 WIB

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, 6 October 2026 - 16:11 WIB

Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Berita Terbaru