Sri Mulyani: IsDB Perlu Siapkan Kerangka Strategis Baru yang Adaptif

Monday, 13 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, menghadiri Retret Gubernur Islamic Development Bank (IsDB) yang diselenggarakan di Al-Madinah Al-Munawwarah, Kerajaan Arab Saudi, pada Minggu (12/01). Acara ini menjadi forum strategis untuk membahas Kerangka Strategis Islamic Development Bank 2025-2035 guna menjawab tantangan global dan kebutuhan pembangunan negara anggota.

Dalam forum ini, diskusi difokuskan pada sejumlah isu utama seperti perubahan iklim, urbanisasi, kemiskinan, tantangan demografi, keterbatasan fiskal, masalah utang, serta situasi rentan dan konflik. Menkeu menyampaikan bahwa IsDB memerlukan kerangka strategis baru yang mampu menyesuaikan diri dengan tantangan global sekaligus memenuhi kebutuhan negara-negara anggotanya.

“IsDB membutuhkan kerangka strategis baru untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan anggota dan tantangan global, sekaligus menetapkan arah IsDB untuk dekade mendatang,” ungkap Menkeu.

Selain memperkuat hubungan kerja sama antar negara anggota, forum ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi kolektif terhadap isu-isu global yang dihadapi negara-negara anggota IsDB. Dalam kesempatan ini, Menkeu juga berinteraksi dan bertukar pandangan dengan sejumlah Menteri Keuangan negara anggota.

Retret ini menjadi momentum penting untuk memastikan langkah IsDB selaras dengan perkembangan global dan kebutuhan negara anggota, sekaligus memperkuat peran IsDB dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan.

See also  Prabowo Kumpulkan Tokoh di Hambalang, Bahas Pengawasan Aliran Dana

Berita Terkait

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB
Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat
Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten
PT Hutama Karya (Persero) Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 13:29 WIB

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Sunday, 21 June 2026 - 08:31 WIB

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Friday, 19 June 2026 - 18:46 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Wednesday, 17 June 2026 - 21:03 WIB

Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Saturday, 13 June 2026 - 12:14 WIB

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

News

Puncak HUT Jakarta Digelar di Bundaran HI 27 Juni

Thursday, 25 Jun 2026 - 10:37 WIB