Iran Bukan Musuh Indonesia

Sunday, 12 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Iran bukan bagian dari musuh Indonesia. Dalam pergaulan internasional, Indonesia dan Iran selalu berada di sayap yang sama.

Setidaknya, kedua negara sama-sama konsisten dalam membela Palestina dan keras menentang aneksasi Jerusalem oleh Israel.

Begitu kata pemerhati sosial dan politi, Radhar Tribaskoro kepada wartawan, Minggu (12/1).

“Iran bersama Suriah dan Irak, dulu selalu tegak melawan dominasi Israel di Timteng. Sementara Arab Saudi menyerah dan mandah menjadi boneka AS,” tegasnya.

Namun demikian, pasca intervernsi AS, Suriah dan Irak melemah. Sementara Iran masih berdiri kokoh melawan Israel dan AS.

Pembunuhan terhadap Letjen Qassem Soleimani merupakan provokasi AS untuk bisa masuk memporakprandakan Iran

Tapi provokasi ini tidak diperhitungkan secara matang oleh AS. Sebab, Iran merupakan negara yang berbeda dengan Suriah dan Irak. Mereka relatif homogen dan bersatu.

“Mestinya AS tahu rIsiko melawan negara yang bersatu, bahkan negara kecil Vietnam tidak dapat mereka kalahkan,” tegasnya.

“Mereka akan menemukan batu sandungan bila meluaskan operasi militernya di tanah Persia,” sambung Radhar.

Terlepas dari perbedaan mazhab antara Sunni dan Syiah, simpati Indonesia seharusnya berada di belakang Iran. Apalagi AS berupaya mengobrak-abrik tradisi, budaya, dan agama Timur Tengah.

“Simpati kita kepada mereka yang lemah dan tertindas,” pungkas mantan Komisioner KPU Jabar itu. (*)

See also  Jazuli Juwaini : Natuna Kedaulatan NKRI. Titik!

Berita Terkait

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah
Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta
Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen
Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun
Hutama Karya Bersama Sejumlah Stakeholder Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan JTTS Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Sicinci
Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 07:16 WIB

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah

Sunday, 26 July 2026 - 01:39 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Friday, 24 July 2026 - 14:38 WIB

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Wednesday, 22 July 2026 - 09:28 WIB

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Tuesday, 21 July 2026 - 13:30 WIB

Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah

Monday, 27 Jul 2026 - 07:16 WIB

foto ist

News

Tangis Anak Iringi Pemakaman Sang Ayah

Sunday, 26 Jul 2026 - 18:39 WIB

Berita Terbaru

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 Jul 2026 - 01:39 WIB