Wamen PANRB Dorong Peningkatan Pelayanan Publik Prima di Kalimantan Barat

Friday, 18 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan inovasi pelayanan publik. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui berbagai prestasi di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP), tersedianya Mal Pelayanan Publik (MPP) di beberapa wilayah Kalbar, serta aktif mendorong pelayanan publik yang inklusif dan ramah kelompok rentan.

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto mengatakan bahwa inisiatif perkembangan pelayanan publik di Kalbar tersebut mendorong budaya inovatif yang berkelanjutan lintas sektor dan wilayah. Selain itu juga turut memperkuat posisi Kalbar sebagai daerah yang progresif dalam tata kelola pelayanan publik.

“Salah satu langkah untuk mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang efektif yaitu dengan menciptakan pelayanan publik prima. Saya mengapresiasi, dan berharap pelayanan publik prima ini dapat di terapkan di Kalbar,” kata Wamen Purwadi saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kalbar, di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (17/7/2025).

Dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik menuju pelayanan prima, pemenuhan dan kepatuhan terhadap kebijakan pelayanan publik melalui pelaksanaan UU No. 25/2009 tentang Pelayanan Publik menjadi sangat penting. Pemenuhan dan kepatuhan tersebut meliputi pemenuhan standar pelayanan, maklumat pelayanan, pemberian reward dan punishment, serta berbagai kebijakan pelibatan masyarakat seperti Survei Kepuasan Masyarakat, Forum Konsultasi Publik, dan Pengaduan lewat kanal SP4N LAPOR!.

“Untuk menghasilkan cita-cita pelayanan prima, maka harus ditopang dengan SDM yang terus membaik. Oleh karena itu diperlukan perubahan paradigma dalam manajemen ASN yang dimulai dari rekrutmen yang berkualitas dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Wamen Purwadi menyampaikan bahwa sektor publik juga harus melakukan transformasi mendasar. Birokrasi harus bertransformasi menjadi lebih lincah (agile), adaptif, memiliki visi jauh kedepan (thinking ahead), mampu melakukan reviu berkelanjutan (thinking again), dan berpikir lintas batas (thinking across). “Yang terpenting, seluruh proses pengambilan keputusan di sektor publik harus berbasis pada bukti dan data (evidence-based decision making).

See also  SeskemenkopUKM Ajak Pemda dan Stakeholder UntukTerus Support UMKM di Masa Pandemi

Menurutnya pelayanan publik berkualitas dan inklusif adalah bagian dari arah pembangunan jangka panjang bangsa. Oleh karena itu setiap transformasi dalam rangka pembenahan layanan publik harus terus dilakukan, baik dalam bentuk digitalisasi, inovasi, maupun integrasi layanan merupakan kontribusi langsung terhadap masa depan bangsa.

“Transformasi ini mutlak diperlukan agar negara kita tetap kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.” jelasnya.

Untuk memperkuat pelayanan publik prima, Kementerian PANRB berkomitmen mengembangkan strategi pelayanan publik multikanal (omnichannel) untuk memperkuat ekosistem layanan yang inklusif dan responsif. Pendekatan ini mencakup integrasi empat kanal utama guna memastikan layanan yang mudah, dekat, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Tujuannya adalah meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh,” kata Wamen Purwadi.

Wamen Purwadi pada kesempatan tersebut juga berpesan agar pengembangan inovasi pelayanan Pemprov Kalbar juga perlu disesuaikan dengan konteks lokal, karena tidak semua daerah memerlukan pendekatan yang sama. Pelayanan yang berdampak lebih penting daripada sekadar keseragaman.

“Budaya pelayanan prima juga harus menjadi bagian dari etos kerja ASN khususnya di Kalbar, dimana mereka bukan hanya bekerja tetapi benar-benar melayani masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Gubernur Provinsi Kalbar Ria Norsan mengatakan bahwa Pemprov Kalbar terus mengupayakan peningkatan pelayanan publik di wilayahnya dengan berbagai inovasi. Hasil evaluasi Indeks Pelayanan Publik di Kalimantan Barat tahun 2024 menunjukkan capaian nilai dengan kategori “Baik”. Nilai tersebut mencerminkan kinerja pelayanan publik yang cukup merata.

Pemprov Kalbar saat ini juga memiliki 11 MPP untuk memudahkan berbagai pelayanan publik di wilayahnya. Diharapkan dengan hadirnya MPP tersebut pelayanan publik akan semakin mudah sehingga berdampak pada peningkatan nilai investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kalbar.

“Melalui pertemuan ini kami juga menanti arahan dan masukan dari Bapak Wakil Menteri PANRB agar tujuan besar untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas di Kalbar yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ujarnya.

Berita Terkait

Mendes Yandri dan World Bank Matangkan Pengelolaan Dukungan Program untuk Desa-desa Indonesia
Silaturahmi ke Ponpes Ustaz Adi Hidayat, AHY dan Iftitah Bahas Penguatan SDM Unggul
Prabowo–Trump Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di Washington
Hutama Karya Tuntaskan Masjid Negara IKN 100%, Tarawih Perdana Ramadan 2026
Respons Cepat Kementerian PU, Jembatan Armco Gampong Salah Sirong Segera Dibangun
Mudik Gratis BUMN 2026 Dibuka, Jasa Raharja Sediakan 23.500 Kuota
COO Danantara Indonesia Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin
HKA Tampil di Seminar Bersama Egis Asia Pacific dan HPJI soal Aset Jalan Tol

Berita Terkait

Monday, 23 February 2026 - 20:42 WIB

Mendes Yandri dan World Bank Matangkan Pengelolaan Dukungan Program untuk Desa-desa Indonesia

Sunday, 22 February 2026 - 14:11 WIB

Silaturahmi ke Ponpes Ustaz Adi Hidayat, AHY dan Iftitah Bahas Penguatan SDM Unggul

Friday, 20 February 2026 - 17:32 WIB

Prabowo–Trump Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di Washington

Friday, 20 February 2026 - 17:21 WIB

Hutama Karya Tuntaskan Masjid Negara IKN 100%, Tarawih Perdana Ramadan 2026

Friday, 20 February 2026 - 17:13 WIB

Respons Cepat Kementerian PU, Jembatan Armco Gampong Salah Sirong Segera Dibangun

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Stok Daging Aman, Harga Dijaga Stabil Selama Ramadan

Monday, 23 Feb 2026 - 20:16 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Bus Transjakarta Tabrakan di Koridor 13, 18 Luka Ringan

Monday, 23 Feb 2026 - 20:09 WIB