Menteri PANRB dan Tim Panel Independen Bahas Penguatan KIPP 2025 untuk Inovasi Berkelanjutan

Friday, 15 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) merupakan salah satu instrumen penting untuk mendorong lahirnya terobosan dalam pelayanan publik di Indonesia. Untuk memperkuat peran KIPP dalam menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara luas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bertemu dengan Ketua Tim Panel Independen (TPI) KIPP 2025 R. Siti Zuhro, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (14/8/2025). Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membangun sinergi dan memastikan inovasi pelayanan publik mampu mewujudkan birokrasi yang adaptif, responsif, dan berdampak bagi masyarakat.

Menteri PANRB menyampaikan apresiasi kepada TPI yang telah berperan aktif dalam proses penilaian KIPP 2025. “KIPP bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi ruang pembelajaran dan akselerasi inovasi pelayanan publik. Kami berharap inovasi yang terpilih dapat diperluas penerapannya sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik harus menjadi bagian dari budaya kerja birokrasi. “Kita ingin setiap inovasi yang lahir dari KIPP tidak berhenti pada tahap lomba, tetapi menjadi solusi berkelanjutan yang menjawab kebutuhan masyarakat dan selaras dengan agenda pembangunan nasional,” tambah Menteri Rini.

Penyelenggaraan KIPP tahun 2025 mengacu pada Pedoman Menteri PANRB Nomor 5 Tahun 2025, yang mengedepankan efisiensi anggaran serta sejumlah penyegaran, di antaranya kategorisasi inovasi yang sejalan dengan program Asta Cita, penilaian fisibilitas inovasi yang berpotensi diterapkan secara nasional (scaling up), dan penilaian kebermanfaatan oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.

Tahapan penilaian mencakup seleksi administrasi, penilaian proposal oleh Tim Evaluasi (TE), penilaian fisibilitas inovasi oleh TPI, serta penilaian kebermanfaatan inovasi oleh masyarakat. Penilaian kebermanfaatan telah dilaksanakan secara daring melalui kanal SINOVIK, sementara penilaian fisibilitas inovasi dilakukan oleh TPI yang terdiri dari para profesional dan perwakilan 18 kementerian/lembaga sesuai kategori inovasi.

See also  Peduli Istri Prajurit, Ny. Hetty Andika Perkasa Gelar Pemeriksaan Gratis Kanker Payudara

Pertemuan ini diharapkan memperkuat kemitraan antara Kementerian PANRB dan TPI dalam mengawal inovasi pelayanan publik dari tahap penilaian hingga penerapan di lapangan, sehingga inovasi yang dihasilkan benar-benar memberi manfaat nyata dan mendorong birokrasi Indonesia menjadi lebih adaptif, efektif, dan berdaya saing global.

Berita Terkait

Akses ke IKN Makin Singkat, Hutama Karya Targetkan Tol 3A-2 Rampung Akhir 2026
AHY Pimpin Penanganan Pantura, Giant Sea Wall Disiapkan
Kementerian PU Kebut Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes, Rampung Juni 2026
Tol Riau Ditargetkan, Hutama Karya Pacu Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru Tahun Ini
Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir di Maluku Utara, Bangun Sabo Dam dan Tanggul Sungai Tahun 2026
Bangun Negeri dari Kawasan Transmigrasi, Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot Resmi Dibuka
Proyek EPC Talavera Tuntas, Indonesia Punya Dermaga Ekspor Semen Berkapasitas Besar
Menembus Pegunungan, Jalan Trans Papua Satukan Wilayah dan Buka Harapan Baru

Berita Terkait

Wednesday, 6 May 2026 - 14:52 WIB

Akses ke IKN Makin Singkat, Hutama Karya Targetkan Tol 3A-2 Rampung Akhir 2026

Wednesday, 6 May 2026 - 11:07 WIB

AHY Pimpin Penanganan Pantura, Giant Sea Wall Disiapkan

Wednesday, 6 May 2026 - 10:44 WIB

Kementerian PU Kebut Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes, Rampung Juni 2026

Tuesday, 5 May 2026 - 20:59 WIB

Tol Riau Ditargetkan, Hutama Karya Pacu Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru Tahun Ini

Tuesday, 5 May 2026 - 16:55 WIB

Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir di Maluku Utara, Bangun Sabo Dam dan Tanggul Sungai Tahun 2026

Berita Terbaru

Megapolitan

Wow! Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen di Awal 2026

Thursday, 7 May 2026 - 09:45 WIB