Transmigran Dari TNI dan Polisi, Wamen Viva Yoga: Program Transmigrasi Ikut Menjaga Wilayah NKRI

Sunday, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daeelpos.com – Sebanyak 75 calon transmigran (catrans) selama empat hari di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta mengikuti pelatihan. Di antara 75 catrans tersebut 5 di antaranya adalah anggota TNIAD. Kepada para wartawan, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan program transmigrasi khusus yang melibatkan TNI dari berbagai matra dan kepolisian sejak dulu sudah ada. “Sekarang kita buka kembali bagi anggota TNI dan Kepolisian untuk mengikuti transmigrasi lokal maupun transmigrasi karya nusa”, ujarnya di Sleman, 1/11/2025..

Lima anggota TNIAD aktif yang mengikuti pelatihan catrans itu nanti akan ditempatkan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Di antara lima anggota itu salah satunya adalah Jabir yang menjadi Danramil.

Membuka transmigran dari kalangan TNI dan Kepolisian sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto yang mengamanatkan salah satu tujuan transmigrasi untuk menjaga wilayah NKRI.

Ditegaskan menjadi transmigran adalah suatu pilihan dan sukarela, tidak ada paksaan. Sebagai catrans mereka harus yakin bahwa perubahan nasib ada di tangan mereka sehingga saat ditempatkan di kawasan transmigrasi jangan sampai ada yang tidak betah dan akhirnya pulang kampung. “Sebagai transmigran perlu perjuangan dan pengorbanan”, tegasnya. Dikatakan kepada 75 catrans, berada di kawasan transmigrasi tidak seperti hidup di kota.

Merintis hidup di kawasan transmigrasi tidaklah mudah. Harus ada kesabaran untuk menjalani kehidupan di sana. Banyak transmigran setelah menjalani hidup akhirnya nasibnya berubah. “Usaha tidak mengkhianati hasil”, ujarnya. “Siapa yang mau bekerja keras, dia yang akan memetik sukses”, tuturnya.

Program ini dilakukan sebagai jalan untuk mengentaskan kemiskinan. Mereka diberi lahan seluas satu hingga dua ha. “Ini bentuk kehadiran negara dalam bentuk reforma agraria”, ujarnya. Lahan yang diberikan didorong tidak hanya sebagai pemukiman namun juga sebagai sumber ekonomi. Untuk itu mereka harus meneguhkan tekad berada di tempat tinggal yang baru untuk mengubah nasibnya.

See also  Bandara Soetta Siap Sambut Delegasi KTT ke-43 ASEAN, tidak Ada Penutupan Penerbangan Reguler

Viva Yoga mengatakan transmigrasi bukan hanya sekadar memindahkan penduduk namun juga sebagai jalan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dengan adanya komunitas masyarakat di suatu daerah yang terpencil dan sunyi, selanjutnya di sana ada pergerakan ekonomi. Dari situlah berdasarkan fakta yang ada, kawasan transmigrasi itu berkembang menjadi desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

“Kawasan transmigrasi tidak hanya tumbuh mejadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, namun dari sana juga pendukung program swasembada pangan. Kawasan transmigrasi selama ini menjadi sentra tanaman pangan, terutama beras”, ujar mantan Anggota DPR selama dua periode itu. (ARW)

Berita Terkait

Mendes Yandri dan Ketua KPPU Komitmen Sukseskan Kopdes Merah Putih
Hutama Karya Hadir Sebagai Bagian Penyediaan Infrastruktur Kesehatan di RSUD Kota Bima
Jelang Mudik Lebaran 2026, Hamawas Tingkatkan Layanan di Tol Kutepat
Refleksi Ramadan dan Implementasinya dalam Reformasi Birokrasi
Kecamuk di Iran, Gus Hilmy: Dunia Tidak Boleh Dikuasai Logika Perang
DPD RI Serahkan Bantuan Pompa untuk Dukung Produktivitas Petani di Sleman
Jakpro Siapkan 4.500 Paket Sembako Murah saat Ramadan 1447 H
RIPD 2025–2045 Dikebut, Pemerintah Bidik Lompatan Ekonomi dan Layanan Publik Makin Prima

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 19:39 WIB

Mendes Yandri dan Ketua KPPU Komitmen Sukseskan Kopdes Merah Putih

Monday, 2 March 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Hadir Sebagai Bagian Penyediaan Infrastruktur Kesehatan di RSUD Kota Bima

Monday, 2 March 2026 - 17:46 WIB

Jelang Mudik Lebaran 2026, Hamawas Tingkatkan Layanan di Tol Kutepat

Sunday, 1 March 2026 - 19:52 WIB

Refleksi Ramadan dan Implementasinya dalam Reformasi Birokrasi

Sunday, 1 March 2026 - 19:50 WIB

Kecamuk di Iran, Gus Hilmy: Dunia Tidak Boleh Dikuasai Logika Perang

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Jakarta Festival Ramadan, UMKM Panen Rezeki!

Monday, 2 Mar 2026 - 22:15 WIB