Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Fokus Pemulihan Konektivitas

Monday, 8 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan darurat infrastruktur yang terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Upaya difokuskan pada pemulihan konektivitas jalan dan jembatan nasional yang masih terputus serta dukungan sarana darurat bagi masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh personel teknis di Aceh tetap siaga memulihkan akses warga dan jalur distribusi logistik.

“Kami memastikan pemulihan akses utama di Aceh menjadi prioritas. Tim di lapangan bergerak maksimal, termasuk pemasangan jembatan bailey dan pembersihan material longsoran,” ujar Menteri Dody.

Di Aceh tercatat 477 titik terdampak bencana, didominasi banjir tanggul kritis sebanyak 143 titik, longsor 46 titik, dan banjir tanggul jebol 36 titik. Penanganan darurat yang dilakukan Balai dan Unit Pelaksana Teknis Kementerian PU saat ini telah mencapai 48,34%. Kerusakan juga menyasar 30 ruas jalan nasional dan 15 jembatan nasional. Sejumlah akses telah kembali dapat dilalui seperti jalur Banda Aceh–Meureudu, Lhokseumawe–Langsa, serta Kuala Simpang–Perbatasan Sumatera Utara. Namun beberapa jalur masih terputus dan ditargetkan pulih secara bertahap hingga pertengahan Desember 2025.

Untuk mengatasi ruas yang putus, Kementerian PU mempercepat pemasangan jembatan bailey pada sejumlah lokasi seperti Teupin Mane, Alue Kulus, Enang-enang, Weihni Rongka, hingga Timang Gajah. Material sebagian telah tersedia di lokasi dan sisanya sedang dalam proses mobilisasi menuju Aceh.

Salah satu lokasi yang tengah dipercepat adalah Jembatan Teupin Mane, dengan progres penimbunan oprit batu bolder, pembuatan coverdam pengalihan aliran sungai, serta perakitan bailey yang dikerjakan sejumlah alat berat seperti excavator, dozer, dan dump truck.

Selain sektor jalan dan jembatan, kerusakan infrastruktur air minum dan permukiman juga teridentifikasi cukup luas. Sebanyak 20 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 10 kabupaten/kota terdampak, termasuk satu Instalasi Pengolahan Air di Kota Langsa. Infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat seperti Sanimas, TPS3R, serta fasilitas PISEW juga mengalami kerusakan.
Untuk mendukung percepatan penanganan, alat berat dan logistik darurat terus dikerahkan, termasuk 41 excavator, 25 dump truck, serta penyediaan tenda, perlengkapan sanitasi, dan bantuan dasar bagi warga terdampak yang masih mengungsi.

See also  Hendak Serang Mabes Polri, Satu Terduga Teroris Ditembak Mati

Menteri Dody memastikan penanganan dilakukan secara bertahap hingga seluruh fungsi pelayanan publik kembali berjalan. “Kami tidak hanya memulihkan konektivitas, tetapi juga layanan dasar seperti air bersih dan fasilitas permukiman. Masyarakat Aceh harus segera kembali pada aktivitas yang aman dan produktif,” tegasnya.

Kementerian PU akan terus berkoordinasi erat dengan Pemerintah Daerah dan BNPB hingga tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan berjalan tuntas serta lebih tangguh terhadap bencana di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum
Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung
7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas
Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026
4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
Jumhur Tancap Gas! Menteri LH Baru Fokus Bereskan Sampah, Bidik Standar Global
Prabowo Reshuffle, 6 Pejabat Baru Masuk Kabinet

Berita Terkait

Monday, 4 May 2026 - 20:45 WIB

Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Sunday, 3 May 2026 - 20:27 WIB

7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas

Sunday, 3 May 2026 - 20:24 WIB

Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026

Wednesday, 29 April 2026 - 11:10 WIB

4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum

Monday, 4 May 2026 - 20:45 WIB