Infrastruktur Pengendali Banjir Cengkareng Drain Dipastikan Optimal

Saturday, 24 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti meninjau Pintu Air Cengkareng Drain, Jakarta Barat, Jumat (23/1). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengendali banjir di wilayah yang masih terdampak genangan.

“Sekarang ada penurunan di pintu air ini,” kata Pramono di lokasi.

Pramono menyampaikan Pintu Air Cengkareng Drain memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran sejumlah sungai besar di Jakarta Barat, seperti Kali Angke, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mookervart. Ia menegaskan pintu air tersebut menjadi kunci pengendalian banjir di wilayah Jakarta Barat.

“Secara khusus saya ingin memastikan bahwa Pintu Air Cengkareng Drain ini betul-betul berfungsi dengan baik. Karena di Jakarta Barat inilah sebagai kuncinya dari berbagai sungai yang ada,” ujar Pramono.

Ia berharap genangan di sejumlah titik Jakarta Barat segera surut seiring dengan turunnya tinggi muka air di pintu air tersebut. “Dengan sekarang ada penurunan di pintu air ini, saya meyakini mudah-mudahan segera surut,” katanya.

Untuk mengantisipasi banjir akibat curah hujan tinggi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga tiga kali dalam sehari. Pelaksanaan OMC akan diperpanjang hingga 27 Januari mendatang.

“Saya izinkan setiap hari bisa tiga kali sampai dengan tanggal 27 dan mudah-mudahan kita semua bisa mendapatkan manfaatnya,” ucap Pramono.

Pramono juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai. Ia meminta masyarakat untuk sementara tidak beraktivitas di sungai karena debit air masih tinggi.

Sementara itu, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti mengatakan debit air di Pintu Air Cengkareng Drain sempat mencapai 380 sentimeter pada pagi hari dan turun menjadi 350 sentimeter pada sore hari. Meski demikian, statusnya masih Siaga 1.

See also  Pemulihan Fasum Rusak Pasca Penyampaian Aspirasi, Menteri Dody Targetkan Selesai 6 Bulan

“Seluruh Jabodetabek memang hujan. Mudah-mudahan masih bisa kita kontrol dan air ini mengalir serta berfungsi dengan baik,” kata Diana.

Berita Terkait

Wagub Rano Tertibkan Parkir Liar di Lebak Bulus
Pemprov DKI Gelar “Earth Hour”, Lampu Dipadamkan Serentak 25 April 2026
DKI Siaga El Nino! BPBD Kebut Mitigasi, Antisipasi Kekeringan dan Polusi Udara
Wujudkan Kebijakan Inklusif, Pemprov DKI Perkuat Integrasi Data Carik 2026
Pramono Respons Keluhan Pedestrian Rasuna Said: Macet Sementara, Demi Perbaikan
Anak Jakarta Diminta Fokus Belajar Lewat PP Tunas
TPS Sementara Pekayon Efektif, 120 Ton Sampah/Hari Diangkut ke Bantar Gebang
RBI Jaksel Diresmikan, Menteri PPPA: Harus Gerak Cepat Layani Warga
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 11:04 WIB

Wagub Rano Tertibkan Parkir Liar di Lebak Bulus

Saturday, 25 April 2026 - 00:43 WIB

Pemprov DKI Gelar “Earth Hour”, Lampu Dipadamkan Serentak 25 April 2026

Friday, 24 April 2026 - 17:04 WIB

DKI Siaga El Nino! BPBD Kebut Mitigasi, Antisipasi Kekeringan dan Polusi Udara

Friday, 24 April 2026 - 09:37 WIB

Wujudkan Kebijakan Inklusif, Pemprov DKI Perkuat Integrasi Data Carik 2026

Tuesday, 14 April 2026 - 13:18 WIB

Pramono Respons Keluhan Pedestrian Rasuna Said: Macet Sementara, Demi Perbaikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB