Program Hidroponik Dukung Inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong

Sunday, 15 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Di Kapling Baru 2, Kota Cilegon, Kecamatan Pulau Merak, sekelompok ibu rumah tangga kini memiliki aktivitas produktif yang ramah lingkungan. Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Wahid Sapa, mereka mengelola kebun hidroponik yang tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga simbol transformasi energi di tingkat masyarakat.

Program bertajuk “KreaSea Tumbuh” ini merupakan inisiatif CSR PT Pertamina Energy Terminal (PET) melalui Terminal LPG Tanjung Sekong. Program ini dirancang sebagai bagian dari pilar Green Terminal, yang mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat.

Inovasi Energi Terbarukan dan Efisiensi

Selaras dengan visi Green Terminal, operasional rumah hidroponik ini telah beralih dari energi fosil ke energi bersih. Pertamina melakukan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4,4 kWp sebagai sumber energi utama. Langkah ini memberikan dampak lingkungan nyata dengan estimasi penurunan emisi karbon mencapai 1,75 ton CO2 eq/tahun.

Selain aspek energi, PET juga membantu mengatasi kendala teknis aliran air yang sebelumnya dikeluhkan anggota kelompok, dengan inovasi incremental. Yakni inovasi dengan pemasangan tangki tekan air yang berfungsi menstabilkan aliran air ke rak tanaman, serta double wall insulation untuk melindungi pipa dari lumut sehingga aliran air tetap efisien.

Transformasi Ekonomi dan Sosial

Dukungan PET telah mengubah sistem pertanian rumah tangga yang awalnya tidak terstruktur menjadi operasional yang tertata dan berkelanjutan.

Sejak pembangunan rumah hidroponik pada September 2024, skala program meluas secara signifikan. Kegiatan yang awalnya hanya sebatas coba-coba, kini berkembang menjadi aktivitas rutin. Selain memperkuat ketahanan pangan, program hidroponik juga sudah mulai memberikan penghasilan tambahan bagi warga, seiring dengan meningkatnya partisipasi warga menjadi 30 orang dari sebelumnya yang hanya berjumlah 9 orang pada tahun 2023 lalu.

See also  Tekad Pertamina Hadirkan Energi Hingga Pelosok Negeri, Perluas Titik Distribusi BBM & LPG

Ketua KWT Wahid Sapa, Ani Sosiawati menyampaikan awalnya program hidroponik dilakukan secara manual, namun setelah didukung bantuan rumah hidroponik dan pendampingan dari Pertamina, program hidroponik sekarang lebih tertata dan hasil panen lebih maksimal.

Lebih dari sekadar kegiatan bercocok tanam, kebun hidroponik ini juga menjadi ruang belajar dan pemberdayaan bagi ibu-ibu di lingkungan RW 06. Ani menilai manfaat yang dirasakan bukan hanya ekonomi, tetapi juga peningkatan keterampilan. “Dari yang awalnya tidak paham, sekarang kami bisa berbagi pengetahuan ke keluarga, teman-teman yang lain,” ujar Ani. Keuntungan panen disisihkan untuk dibagikan menjelang bulan puasa sebagai bentuk kebersamaan. “Keuntungan belum dibagi dulu, rencananya menjelang bulan puasa baru dibagikan untuk membantu kebutuhan ibu-ibu”, ujar Ani.

Ke depan, KWT Wahid Sapa berharap program ini dapat terus berkembang. “Harapan kami tidak hanya di sayuran, tapi program ini berkembang ke budidaya buah ,” ujar Ani.

Tak hanya dimanfaatkan anggota, hasil panen hidroponik KWT Wahid Sapa juga diminati warga sekitar. Mariana, pembeli yang datang dari Kapling Lama, mengaku rutin membeli sayuran setiap kali panen. “Saya sudah sering beli sayur di sini, biasanya setiap panen pasti beli. Soalnya bagus-bagus dan awet”, ujarnya. Mariana menilai kualitas sayur hidroponik Wahid Sapa lebih unggul dan lebih murah dibanding yang biasa ia beli di pasar”.

Mariana berharap produksi sayuran bisa semakin banyak dan melimpah. “Mudah-mudahan bisa lebih banyak lagi produksinya, jadi stoknya lebih banyak dan panennya lebih cepat,” ujar Mariana.

Program KreaSea Tumbuh menyasar kelompok rentan untuk meningkatkan kapabilitas individu. Selain 30 anggota KWT, program ini juga melibatkan kelompok Pemuda Berani Inovasi (PBI), keluarga penerima PKH, lansia, hingga pengangguran usia produktif untuk diberikan pelatihan keterampilan.

See also  IATMI Norwegia Raih Predikat Komisariat Terbaik di Kongres XVII, Buktikan Kiprah Diaspora Energi

Melalui integrasi antara teknologi ramah lingkungan (PLTS) dan pemberdayaan manusia, Pertamina Energy Terminal Tanjung Sekong membuktikan bahwa operasional terminal dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi, sejalan dengan upaya menuju sertifikasi Green Terminal Tanjung Sekong.

Berita Terkait

Panas Bumi Melimpah, Bahlil Dorong Percepatan Pengembangan Geotermal
Pascagempa, Pertamina Pastikan Keandalan Pasokan Energi melalui FT Labuan Bajo
Bantu Korban Gempa NTT, Ini Cara Pertamina Hidupkan Gotong Royong
Program Maggot BSF PLN EPI Dorong Ekonomi Sirkular, Kurangi Sampah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50% bagi Pelanggan
Menyalakan Semangat Kemerdekaan, PLN Icon Plus Perkuat Pendidikan Digital
Mengubah Kemarau Menjadi Harapan, Pertamina Dampingi Petani Boyolali Bangkit dan Lebih Sejahtera
PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan Flores Pascagempa, Seluruh Pelanggan Kembali Menyala
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 14:05 WIB

Panas Bumi Melimpah, Bahlil Dorong Percepatan Pengembangan Geotermal

Thursday, 20 August 2026 - 13:58 WIB

Pascagempa, Pertamina Pastikan Keandalan Pasokan Energi melalui FT Labuan Bajo

Thursday, 20 August 2026 - 13:54 WIB

Bantu Korban Gempa NTT, Ini Cara Pertamina Hidupkan Gotong Royong

Wednesday, 19 August 2026 - 21:59 WIB

Program Maggot BSF PLN EPI Dorong Ekonomi Sirkular, Kurangi Sampah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wednesday, 19 August 2026 - 12:14 WIB

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50% bagi Pelanggan

Berita Terbaru

Berita Utama

Commuter Line Bogor Terkendala, Transjakarta Kerahkan Armada Bantuan

Thursday, 20 Aug 2026 - 14:27 WIB