Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU dalam Melayani Pemudik EV

Thursday, 19 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot (ketiga dari kiri), didampingi oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (kedua dari kanan), Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri (kiri), dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi (kedua dari kiri) saat melakukan simulasi pengisian daya kendaraan listrik di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (18/3). Dengan penambahan jumlah SPKLU yang semakin masif dan teknologi pengisian daya yang semakin cepat, masyarakat dapat melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan listrik dengan lebih nyaman dan efisien.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot (ketiga dari kiri), didampingi oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (kedua dari kanan), Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri (kiri), dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi (kedua dari kiri) saat melakukan simulasi pengisian daya kendaraan listrik di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (18/3). Dengan penambahan jumlah SPKLU yang semakin masif dan teknologi pengisian daya yang semakin cepat, masyarakat dapat melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan listrik dengan lebih nyaman dan efisien.

daelpos.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) meninjau langsung operasional infrastruktur kelistrikan dalam menghadapi puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk infrastruktur pengisian kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) yang mendukung mobilitas masyarakat selama perjalanan mudik agar tetap aman dan nyaman.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, saat melakukan pengecekan langsung ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3) menyampaikan bahwa pasokan listrik secara nasional berada dalam kondisi aman, dengan cadangan daya yang masih memadai untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi listrik.

“Dalam rangka siaga kelistrikan Idulfitri 2026, dari sisi ketersediaan daya mampu nasional (sekitar) 52 gigawatt, dan beban puncak sekitar 35 GW, sementara cadangan itu kita masih memiliki sekitar 17 gigawatt atau kondisinya aman,” ujar Yuliot.

Yuliot menambahkan bahwa selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga terus memperkuat dukungan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik melalui perluasan jaringan SPKLU serta peningkatan teknologi pengisian daya yang lebih cepat sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.

Secara terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa perseroan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh Indonesia, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 2026.

“Persiapan telah kami lakukan sejak jauh-jauh hari, baik dari sisi pembangkit, transmisi, hingga distribusi. Atas arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM, PLN siap menjaga pasokan listrik termasuk infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tetap andal dan prima bagi masyarakat,” tutur Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menjelaskan, jumlah kendaraan listrik yang digunakan masyarakat untuk mudik Idulfitri tahun ini diproyeksikan mencapai lebih dari 23 ribu unit, meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun lalu.

See also  PLN Icon Plus Pastikan Kesiapan Operasional, Direksi Tinjau Kantor Gandul Saat Siaga Nataru

“Seiring dengan meningkatnya adopsi EV di Indonesia, PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pengisian dayanya. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir akan kehabisan daya selama perjalanan, terutama pada momen mudik seperti ini,” ujar Adi.

Guna mengantisipasi antrean panjang charging, PLN bersama para mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer.

Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, saat ini telah tersedia 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 titik baik di jalur tol maupun non-tol. Jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, PLN juga menyediakan 15 unit SPKLU Mobile yang standby di titik-titik exit tol strategis, untuk melayani kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.

“Selain kesiapan secara infrastruktur, untuk mendukung periode mudik ini kami juga telah menyiagakan lebih dari 5.000 personel yang bertugas memastikan SPKLU berfungsi optimal dan layanan kendaraan listrik berjalan lancar,” lanjut Adi.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga mengoptimalkan teknologi pengisian daya di sejumlah SPKLU dengan tingkat okupansi tinggi. Teknologi yang sebelumnya menggunakan Standard Charging kini ditingkatkan menjadi Fast Charging hingga Ultra Fast Charging agar proses pengisian daya menjadi lebih cepat.

PLN juga telah menghadirkan layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik. Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat di sepanjang rute perjalanan, serta fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean pengisian daya secara real time dengan mekanisme walk-in.

See also  Mudik Lebaran, KAI Hadirkan Tiket KA Ekonomi Antar Kota Mulai Rp10 Ribu

Selain itu, PLN juga meningkatkan kemudahan transaksi melalui layanan pembayaran EV-TAP. Saat ini, terdapat 20 unit SPKLU di berbagai rest area sepanjang jalur mudik Trans Jawa yang telah dilengkapi sistem pembayaran menggunakan kartu elektronik sehingga proses pengisian daya menjadi lebih fleksibel.

“Berbagai kemudahan kami sediakan bagi pelanggan, termasuk apabila ada pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan, cukup melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau hotline layanan SPKLU melalui nomor WhatsApp 087-77-1112-123, yang bisa diakses selama 24 jam,” tutup Adi.

Berita Terkait

Cadangan BBM 28 Hari, Pemerintah: Tenang, Mudik Aman!
Jelang Lebaran, Pertamax Turbo Makassar Dijamin Aman
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global
Sambut Mudik Lebaran 1447 H, PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Jatim-Bali demi Keamanan & Kenyamanan Pemudik
Proyeksi Pemudik EV Melonjak, Dirut PLN Cek Kesiapan Layanan SPKLU Trans Jawa
Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026
PLN Pastikan Ketahanan Pasokan Energi Primer, Listrik Ramadan dan Lebaran Dipastikan Andal
Jelang Idulfitri, PLN Siagakan Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 19 March 2026 - 14:12 WIB

Cadangan BBM 28 Hari, Pemerintah: Tenang, Mudik Aman!

Thursday, 19 March 2026 - 14:07 WIB

Jelang Lebaran, Pertamax Turbo Makassar Dijamin Aman

Thursday, 19 March 2026 - 00:54 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global

Wednesday, 18 March 2026 - 18:38 WIB

Sambut Mudik Lebaran 1447 H, PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Jatim-Bali demi Keamanan & Kenyamanan Pemudik

Wednesday, 18 March 2026 - 14:46 WIB

Proyeksi Pemudik EV Melonjak, Dirut PLN Cek Kesiapan Layanan SPKLU Trans Jawa

Berita Terbaru

Energy

Cadangan BBM 28 Hari, Pemerintah: Tenang, Mudik Aman!

Thursday, 19 Mar 2026 - 14:12 WIB

Energy

Jelang Lebaran, Pertamax Turbo Makassar Dijamin Aman

Thursday, 19 Mar 2026 - 14:07 WIB

Berita Utama

Genjot Ekonomi Daerah, Banyak Bupati Kepincut Program Transmigrasi

Thursday, 19 Mar 2026 - 14:04 WIB