Perluas Basis Investor Ritel, OJK Perkuat Literasi Pasar Modal

Saturday, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.comOtoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) pasar modal terus menggenjot literasi dan inklusi keuangan guna memperluas basis investor domestik, sekaligus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Provinsi Banten yang berlangsung pada 8–10 April 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan untuk melindungi masyarakat dari maraknya penipuan dan investasi ilegal.

“Masih ada PR besar kita untuk meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat, karena tanpa pemahaman yang memadai tentu rentan terbujuk tawaran investasi ilegal,” ujar Hasan dalam kegiatan edukasi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Kamis (9/4).

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi pasar modal masyarakat baru mencapai 17,78 persen. Angka tersebut menunjukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat dalam berinvestasi secara benar.

Hasan menambahkan, kini akses investasi semakin mudah karena layanan pasar modal telah tersedia secara digital dan dapat dijangkau melalui smartphone.

“Pasar modal menyediakan berbagai peluang investasi menarik yang bisa diakses siapa saja, termasuk mahasiswa,” katanya.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap risiko investasi, termasuk potensi volatilitas harga, penipuan berkedok investasi legal, hingga penyalahgunaan akun untuk tindak kejahatan seperti pencucian uang.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat mencapai 24,4 juta investor, dengan 54 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun. Sementara itu, di Provinsi Banten jumlah investor mencapai 1,2 juta dan masuk lima besar nasional.

Mewakili Gubernur Banten, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, menilai pasar modal memiliki peran strategis tidak hanya sebagai sarana investasi, tetapi juga sebagai instrumen pembiayaan pembangunan.

See also  Lintasan Terdampak Banjir, KAI Atur Ulang Perjalanan Kereta

“Pasar modal merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, menekankan pentingnya edukasi pasar modal bagi generasi muda.

“Pemahaman terhadap pasar modal menjadi kebutuhan, bukan sekadar pilihan, agar mahasiswa memiliki kecakapan literasi keuangan dan strategi investasi di masa depan,” katanya.

Dalam rangkaian SEPMT 2026, OJK menggelar berbagai kegiatan edukatif, antara lain edukasi kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Banten, pelatihan bagi 500 anggota komunitas perempuan, kuliah umum yang diikuti 2.100 mahasiswa, serta sosialisasi obligasi daerah kepada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Melalui program ini, OJK berharap literasi masyarakat meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan investor ritel yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Aksi Tabrak Lari BMW M50 Berujung Amuk Massa
Mentrans: Ketimpangan Terbesar Indonesia Bukan Pendapatan, Tapi Kesempatan
Langkah Berani Menteri PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra
Manajemen Risiko Jalan Tol: HKA Optimalkan Waktu Respons Patroli demi Keselamatan Pengendara
Wamensesneg Pastikan Eks Karyawan Hotel Sultan Diperhatikan
Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Dukung Swasembada Pangan di Maluku
Hutama Karya Kukuhkan Posisi Sebagai BUMN Engineering & Construction Terdepan dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Puluhan Tahun Panen Sekali, Hutama Karya Hadirkan Irigasi Modern ke Pulau Terluar Maluku

Berita Terkait

Monday, 22 June 2026 - 18:36 WIB

Aksi Tabrak Lari BMW M50 Berujung Amuk Massa

Monday, 22 June 2026 - 16:19 WIB

Mentrans: Ketimpangan Terbesar Indonesia Bukan Pendapatan, Tapi Kesempatan

Sunday, 21 June 2026 - 13:30 WIB

Langkah Berani Menteri PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Sunday, 21 June 2026 - 09:46 WIB

Manajemen Risiko Jalan Tol: HKA Optimalkan Waktu Respons Patroli demi Keselamatan Pengendara

Sunday, 21 June 2026 - 08:39 WIB

Wamensesneg Pastikan Eks Karyawan Hotel Sultan Diperhatikan

Berita Terbaru

Olahraga

AVC Cup 2026: Indonesia Taklukkan Qatar 3-2

Tuesday, 23 Jun 2026 - 00:00 WIB

foto ist

Megapolitan

HUT Ke-499 Jakarta, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi

Monday, 22 Jun 2026 - 19:00 WIB

foto ist

News

Aksi Tabrak Lari BMW M50 Berujung Amuk Massa

Monday, 22 Jun 2026 - 18:36 WIB