DAELPOS.com – Setelah ada WNI yang terinfeksi korona, harga masker kembali melonjak. Polisi pun mulai mengawasi ulah pedagang termasuk yang berjualan lewat online.
“Tim siber kita akan menyelidiki semua. Kita akan mencari para pelaku yang menimbun,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin.
Aksi penimbunan itu juga telah membuat masker meroket hingga mencapai 20 kali lipat dari harga normal.”Mereka menimbun kan untuk cari keuntungan dengan kurangnya masker di pasaran, sehingga masker bisa naik hingga lebih dari 100 persen dari harga Rp20 ribu jadi Rp500 ribu. Ini sudah suatu tindak kejahatan untuk menguntungkan diri sendiri, kita akan tindak,” ujarnya.
Berbagai laporan menyatakan harga masker naik di mana-mana. Di Jakarta, ada yang awalnya harga Rp 25.000 satu box (50 lembar), kini harga masker Sensi ia jual Rp 350.000 atau sudah naik 1400%.
Bukan hanya di Jakarta di daerah juga demikian. Pembelian masker meningkat di Purwokerto, bahkan pernah menembus angka Rp 250 ribu per kardus untuk masker yang biasa dari harga yang sebelumnya hanya Rp 40 ribu. []








