Para Petani di Jambi Semangat Menanam Menyambut Era New Normal

Friday, 12 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah sebentar lagi akan menggulirkan konsep hidup berdamai dengan covid-19 bernama era new normal, namun yang paling harus kita perhatikan adalah ketersedian pangan bagi rakyat. Pangan merupakan modal utama dalam menjalani kehidupan dalam kondisi apapun.

Sebagaimana diberikan berbagai media, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menyampaikan, pandemi Covid-19 telah mengganggu sektor pertanian. Seperti sektor produksi, distribusi, bahkan pemasaran. Dampaknya adalah pertumbuhan ekonomi yang juga mandek. Selain itu, FAO juga telah memperingatkan adanya ancaman musim kemarau panjang yang bisa berdampak pada krisis pangan.

Untuk mengantisipasi itu, beberapa petani di tanah air tidak mau tinggal diam terutama dalam sektor penanaman agar ketika kemarau tiba, ada yang tersedia untuk menunjang kebutuhan pangan. Seperti yang tersiar di media, laporan yang dilayangkan langsung oleh para petani dari Kabupaten Kerinci – Jambi kepada Kepala BPPSDMP, Izin melapor Bapeltan Jambi terkait kegiatan Tanam dan Panen Minggu II bulan Juni di Kab. Kerinci – Jambi.

Tercatat ada lima yang melakukan panen yang tersebar di lima desa di Kecamatn Depati VII Kabupaten Kerinci – Jambi. “Kami dari Desa: Tebat Ijuk Kec: Depati VII telah mengolah tanah dan persemaian seluas 70 hektar dengan varietas Ciherang atau Mekonga” kata satu perwakilannya M. Rasmi Rio yang merupakan Koordinator Gapoktan Jaya Mandiri M.

M. Rasmi mewakili Gapoktan: Semangat Bersama pimpinan Aswari Gapoktan Sejahtera pimpinan Deswati, Gapoktan Sejahtera pimpinan Deswati, Gapoktan: KAM Sejahtera pimpinan Azwir Ahmad dan Gapoktan Talang Merindu pimpinan Fendar Irawan.

Adapun yang telah melakukan panen dengan varietes ciherang dan mengkonga di Kabupaten Kerinci meliputi Gapoktan Mandiri Tani pimpinan Husrizal seluar 5 hektar dengan total produksi 6 ton. “Kami telah panen komoditi padi sawah varietes ciherang telah panen seluas lima hektar dengan produktifitas enam ton,” pungkas pimpinan Gapoktan Bugenfil Defrianto (*)

See also  Tanpa Tilang, Pemprov DKI Razia Uji Emisi Tetap Berlanjut

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

Megapolitan

Monas Dipadati Ribuan Warga, Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI Meriah

Monday, 17 Aug 2026 - 17:00 WIB