Reshuffel Kabinet, Ini Kata Mardani Ali Sera

Tuesday, 7 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mardali Ali Sera

Mardali Ali Sera

DAELPOS.com – Pasca Jokowi mmemimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6/2020), isu reshuffel makin merebak

Rapat ini digelar, satu hari setelah sebuah video kemarahan kepala negara dalam sidang kabinet paripurna pada Kamis (18/6/2020), dipublikasikan akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6/2020).

Mardani Ali Sera mengatakan jika reshuffel terjadi, seorang menteri tentu harus profesional dan memiliki beberapa karakteristik. “Harus inovatif, berpikir kebangsaan bukan partisan, rajin turun ke masyarakat dan team worker,” katanya pada media di Jakarta Senen (5/7/2020).

Ketua DPP PKS tersebut menambahkan calon menteri harus punya karakter kerakyatan, karena perlu diingat bahwa nahkoda yang baik dibuktikan saat mampu mengatasi badai. “Pandemi ini menjadi ajang pembuktian kemampuan leadership dam solutif dari Pak Jokowi,” ucapnya

Terkait Presiden Jokwo yang sempat menyinggung akan membubarkan lembaga, Mardani sejak 2018 sudah mengusulkan agar jumlah kementerian dan atau lembaga dikurangi.

“Pemerintah perlu menerapkan kerja efektif dan efisien. Perampingan kementerian dapat dilakukan, dari 34 serta-badan setara kementerian lainnya, haeus dirampingkan menjadi 15-20 kementerian saja,” sarannya

Mardani mengingatkan agar sesuai dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang sedang berjalan, dengan mengubah wajah pelayanan publik dari birokrasi yang berbelit menjadi tepat fungsi, cepat dan responsif.

“Insyaallah akan menghasilkan dampak yang besar seperti anggaran yang lebih terkonsentrasi, memiliki daya ungkit, serta kordinasi yang lebih mudah,” tutupnya.

See also  Jokowi Dorong Penguatan Kolaborasi ASEAN-Jepang, Hadapi Revolusi Industri 5.0

Berita Terkait

Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas
Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat
Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional
Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8
AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid

Berita Terkait

Friday, 14 August 2026 - 17:41 WIB

Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat

Thursday, 13 August 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional

Wednesday, 12 August 2026 - 15:31 WIB

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 August 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran

Wednesday, 12 August 2026 - 13:23 WIB

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Berita Terbaru

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:46 WIB

Ekonomi - Bisnis

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Saturday, 15 Aug 2026 - 21:12 WIB

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB