Mendagri: Progres Penganggaran Pilkada Cukup Positif

Wednesday, 8 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Usai menghadiri acara Rakor Persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sulawesi Selatan, Mendagri sempat menjelaskan progres penganggaran Pilkada yang dilakukan pemerintah daerah yang akan menggelar pemilihan. Khususnya di Sulawesi Selatan. Menurutnya, progresnya cukup baik.

” Yang anggaran itu untuk Sulsel relatif, saya sampaikan relatif ya, baik. Artinya sesuai dengan prosedur, lima tahapan rata-rata dibatas 40 persen. Saya sampaikan tadi kecuali ada yang sangat sekali seperti di Gowa, baik untuk KPU dan Bawaslu daerahnya semua sudah 100 persen. Jadi tidak ada alasan lagi itu tidak kerja. Sementara ada beberapa yang 100 persen untuk KPU, untuk Bawaslunya masih 40 persen. Seperti Selayar, Luwu Utara, Bawaslunya yang di bawah 40 persen, 37 atau 31 persen tadi saya lihat. Itu tadi yang mau ada perubahan,”tutur Mendagri.

Diungkapkannya juga, menanggapi keinginan daerah yang ingin melakukan perubahan anggaran Pilkada, dirinya sebagai Mendagri sudah mengingatkan, agar semua sesuai NPHD yang telah disepakati. Ia juga telah meminta para kepala daerah, sisa anggaran yang belum dicairkan, segera realisasikan.

” Makin cepat diselesaikan sisa realisasinya dicairkan oleh pemerintah kabupaten atau kota yang bertanding, yang ada Pilkada itu akan lebih baik lagi, ” katanya.

Pertanyaan lain yang dilontarkan para wartawan kepada Mendagri, terkait dengan status Sulsel yang merupakan zona merah Covid. Dengan status seperti itu, apa dimungkinkan Pilkada di Sulsel, khususnya di Makassar untuk ditunda. Menjawab pertanyaan itu, Mendagri mengatakan, jika berkaca kepada pengalaman Korea Selatan yang sukses menggelar pemilihan di tengah pandemi, Indonesia harusnya bisa. Asal dengan catatan, semua harus taat pada protokol kesehatan.

” Artinya apa? Penggunaan masker kemudian penggunaan sarung tangan, hand sanitizer, face shield, terutama di tahapan-tahapan yang bersentuhan adanya potensi kerumunan, potensi kerumunan itu diantaranya adalah nanti pemutakhiran data pemilih pada 15 Juli sampai dengan Agustus. Itu dilakukan agar bertahap, dengan menggunakan alat proteksi. Itu door to door, yang kedua kerawanan lainnya adalah pada saat nanti pendaftaran pasangan calon dan pengundian,” katanya

See also  Kader PKK Dituntut Terampil dan Mandiri di tengah Pandemi

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:46 WIB

Ekonomi - Bisnis

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Saturday, 15 Aug 2026 - 21:12 WIB