Banpres Produktif Membuat Pedagang Jamu Keliling Mampu Ganti Sepeda

Tuesday, 22 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Betapa kaget sekaligus gembiranya Narsih, saat mendapat kabar dari BRI Cabang Cipulir ia akan mendapat uang bantuan sebesar Rp 2,4 juta. Ia tidak mengerti ketika itu mengapa mendapat uang bantuan.

“Aku bingung ada apa, dibilangin mau dapat bantuan. Saya disuruh datang ke BRI Cabang Cipulir untuk mengisi formulir,” tutur Narsih penjaja jamu keliling.

Ia sempat tidak percaya akan dapat uang bantuan. Tetapi dengan penuh keyakinan, ia mendatangi kantor BRI yang menghubunginya. Benar saja, beberapa lembar formulir disodorkan pada perempuan warga Petukangan, Jakarta Selatan ini.

Bukan senang kepalang Narsih, keraguannya lenyap. Di situ ia baru tahu, ia mendapat Bantuan Presiden Produktif Usah Mikro sebesar Rp 2,4 juta. Tidak lama, uang itu masuk ke rekeningnya.

Sudah 25 tahun Narsih menjadi pedagang jamu keliling. Saban hari, pagi dan sore, ia menggenjot gerobok sepeda jamunya berkeliling sudut-sudut jalanan di daerah Petukangan, Jakarta Selatan.

Sepedanya terlihat sudah tua dan rongsok, penyok di beberapa bagian. Gerobak (rombong) jamu di atas sepedanya juga tampak kusam. Catnya memudar. Selama 25 tahun sepeda itulah yang setia menemaninya menjajakan jamu.

Subuh, mulai pukul 3.00 WIB, Narsih bercerita ia sudah bangun untuk mempersiapkan bahan-bahan jamu dagangannya. Saat matahari menampakkan sinarnya, pertanda ia harus keluar rumah berkeliling jual jamu sampai pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, ia berkemas lagi untukjualan di sore hari, mengadu peruntungan dari orang-orang penggemar jamu racikannya.

“Harga jamu satu gelas, bisa Rp3000 – 5000 tergantung permintaan. Semampu pembelinya. Dalam sehari keliling bisa dapat Rp 150 ribu dan kalau ramai sekali bisa sampai Rp 200 ribu,” ucap Narsih.

Pendapatan hariannya itu hanya cukup untuk membayar kontrakan rumah dan kebutuhan sehari-hari keluarganya. Narsih menjadi tulang punggung ekonomi keluarga sejak suaminya meninggal dunia. Sempat ia pulang kampung karena wabah Covid-19. Namun, di kampung ia juga tidak punya pekerjaan, akhirnya ia kembali lagi ke Jakarta.

See also  Telah Dipilih 100 Nomine Anugerah ASN 2020

Ia sudah merencanakan uang bantuan yang diterimanya akan digunakan mengganti sepeda tuanya dan rombong jamunya. “Beberapa kali saya jatuh sewaktu jualan naik sepeda karena sepeda rusak, termos juga rusak. Harus diganti,” kata Narsih.

Narsih sudah membayangkan, ia akan berdagang dengan sepeda dengan kondisi yang lebih baik. Rombong jamunya juga akan baru. Hal yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya akan bisa mengganti sepeda jika hanya mengandalkan hasil jualan jamu.

Berita Terkait

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen
Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun
Hutama Karya Bersama Sejumlah Stakeholder Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan JTTS Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Sicinci
Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat
Mendes Yandri Sebut BPD jadi Kekuatan untuk Bangun Desa
Dorong Pengasuhan Berkualitas, Pemprov DKI-Kemendukbangga Gelar GAMAS
Kunjungi Pulau Banda, Menteri PU Rencana Bangun Ulang Bandara Bandaneira

Berita Terkait

Wednesday, 22 July 2026 - 09:28 WIB

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Tuesday, 21 July 2026 - 13:30 WIB

Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun

Monday, 20 July 2026 - 18:15 WIB

JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

Thursday, 16 July 2026 - 10:44 WIB

Hutama Karya Bersama Sejumlah Stakeholder Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan JTTS Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Sicinci

Wednesday, 15 July 2026 - 12:32 WIB

Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat

Berita Terbaru

Sudaryono Pimpin BGN / foto ist

News

Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin BGN

Wednesday, 22 Jul 2026 - 13:22 WIB

Berita Terbaru

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Wednesday, 22 Jul 2026 - 09:28 WIB