DPR: Proyek Pengembangan PLTP Patuha Patut Diapresisasi

Monday, 12 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti mengapresiasi proyek pengembangan PLTP Patuha unit 1 dan 2. Ia menilai, proyek ini merupakan sebuah trobosan yang patut didukung, karena merupakan bentuk realisasi dari pada energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.

“Kalau kami pelajari, tidak ada limbah yang dihasilkan dari pengembangan proyek ini. Kecuali pada proses pengeboran yang sudah memiliki sertifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK),” kata Dyah Roro saat mengikuti tim kunjungan kerja komisi VII DPR RI ke PT Geo Dipa Energi (Persero) unit Patuha di Ciwidey, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020). 

Ia menjelaskan, PLTP Patuha unit 1 progress yang sudah berjalan saat ini sebesar 55 Mega Watt. Sedangkan untuk PLTP Patuha unit 2 progresnya akan kelihatan di 2023 nanti. ” “Secara keseluruhan, pengelolaan geothermal ataupun panas bumi ini patut kita apresisasi karena ada harapan besar di sini. Tentu ini harus kita dorong,” ucapnya.

Di samping itu, ada beberapa kendala terkait pengembangan proyek PLTP Patuha unit 1 dan 2, dimana mayoritas lahan geothermal berada di wilayah konservasi hutan. Oleh karena itu harus ada prosedur yang dilalui dengan melibatkan pemerintah daerah serta Kementerian LHK. “Ini patut menjadi perhatian,” tegas Dyah Roro.

Kemudian yang tak kalah pentingnya, dengan beroperasinya geothermal power plain ini benefitya harus betul-betul dirasakan masyarakat setempat. “Tadi sudah dijelaskan lebih dari 100 orang tenaga kerja proyek ini merupakan penduduk lokal. Jadi betul-betul memperdayakan masyarakat ring I dan II dari pada wilayah operasinya geothermal power plain ini,” ungkap politisi dapil Jawa Timur X itu. 

See also  Senator Mirah Minta Pemerintah Prioritaskan Penanganan Kebakaran Gunung Rinjani

Berita Terkait

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku
Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional
Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan
Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya
Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Usai Lebaran
Arus Balik Lebaran, Trafik JTTS Naik 50 Persen
Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni

Berita Terkait

Thursday, 26 March 2026 - 17:01 WIB

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku

Thursday, 26 March 2026 - 13:33 WIB

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Wednesday, 25 March 2026 - 17:38 WIB

Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik

Tuesday, 24 March 2026 - 12:13 WIB

Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan

Monday, 23 March 2026 - 13:48 WIB

Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya

Berita Terbaru

Berita Utama

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku

Thursday, 26 Mar 2026 - 17:01 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

Berita Utama

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Thursday, 26 Mar 2026 - 13:33 WIB