Kunjungan Wamen LHK Beri Support Positif Kelompok Masyarakat Pecinta Lingkungan (UD Sagara) Ditengah Pandemi

Sunday, 25 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK), Alue Dohong, melaksanakan serangkaian kunjungan kerja di Provinsi Bali yang dimulai pada Hari Kamis, 22 Oktober 2020. Dalam pembukaan kunjungannya, Wamen LHK mengunjungi Kelompok Nelayan Pecinta Lingkungan (UD Sagara) yang aktif mengelola hamparan mangrove sehingga hasilnya dapat membangun perekonomian masyarakat setempat.

Kelompok Nelayan yang berdiri sejak tahun 2006 ini berada di pesisir timur Desa Adat Kedonganan, Kab. Badung, Bali, dengan zona tangkapan di Teluk Benoa Bali. Kelompok ini melakukan berbagai jenis usaha mulai dari penangkapan ikan dan kepiting mangrove, budidaya mangrove dan pengkayaan dan ekowisata mangrove dengan jumlah pendapatan rata-rata anggota 4,5 juta/bulan. Selain itu, Kelompok Sagara Ayu juga melakukan kegiatan bersih mangrove (pungut sampah dan bersih gulma) untuk menjaga ekosistem tetap baik. Potensi yang dimiliki kelompok ini adalah hamparan Mangrove yang luas dengan hasil tangkapan ikan dan kepiting mangrove mencapai 4,5 ton/bulan.

Wamen LHK merasa terkesan bahwa mangrove di Sagara Ayu dapat memberi manfaat yang luar biasa bagi kelompok nelayan disini. Selain bisa mengurangi abrasi pantai, peran mangrove lainnya yang juga tidak kalah penting adalah sebagai penyangga dari ombak dan tsunami. Mangrove yang bagus juga dapat berdampak baik bagi biota laut.

“Peran mangrove lain yang tidak kalah penting adalah perannya yang menyerap karbon dioksida. 1 hektar bisa 200 sampai sampai 300 ton yang disimpan di biomassa pohon, batang, ranting dan akar mangrove. Sementara di kndungan karbon di tanah (soil carbon) di ekosistem mangrove bisa mencapai 1.000-1.250 ton/ha. Hal ini sangat strategis untuk upaya pengendalian perubahan iklim. Karena adanya mangorve ini, coba dirasakan, pasti daerah disekitarnya terasa sejuk,” tambah Alue Dohong.

See also  Meningkat 45,56%, Jasa Marga Catat 1,8 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek

Anggota Komisi IV DPR RI, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra, yang hadir dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wamen LHK di masa pandemi. Dalam masa yang berat ini masyarakat Sagara Ayu mendapat atmosfer baru karena kehadiran Wamen LHK, sehingga dapat menambah semangat kelompok masyarakat ini dalam berkegiatan.

Ketua Kelompok Nelayan Sagara, I Wayan Suwita, menceritakan kembali bahwa Mangrove memang memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Setiap harinya kelompok nelayan merawat dan membina mangrove sehingga terlihat jelas dampak positifnya yaitu mangrove dapat menghadang hempasan air pasang yang sangat keras, dan saat ini pengikisan sudah sangat jarang terjadi. Selain itu juga biota laut yang ada beragam.

Kelompok Nelayan Sagara juga memiliki optimisme ke depan dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih, masyarakat mau brgerak di wisata mangrove dan mengembangkan potensi hutan mangrove dengan maksimal.

Dalam kesempatan ini, Wamen LHK juga memberi arahan langsung kepada Kepala Balai setempat agar mendukung dan memfasilitasi Kelompok Nelayan Sagara Ayu untuk memaksimalkan potensinya. Selain itu, potensi hutan mangrove Sagara Ayu seluas 6,3 hektar ini dapat terus dikelola dengan program padat karya, kemitraan konservasi, maupun perhutanan sosial.

“Kalau mangrove nya pulih, ikan dan kepiting bisa tambah bagus,” pungkasnya.

Selain mengunjungi Kelompok Nelayan Sagara Ayu, Wamen LHK, Alue Dohong, juga mengunjungi calon Embung di Pertigaan Mertasari (Tahura) bersama Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharawijaya Mantra.

Dalam kunjungan ini, turut hadir mendampingi Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK, Sekretaris Direktorat Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem, Direktur Pembenihan Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai, Perwakilan Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kepala Balai Besar UPT KLHK di Provinsi Bali Nusra, Kepala Dinas LHK Provinsi Bali dan perwakilan UPT Provinsi dan kota.

Berita Terkait

Bersihkan RSUD Terdampak Bencana, Kementerian PU Siapkan 2 Puskesmas Relokasi di Aceh
Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor di Aceh
Arus Padat, Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek
Rumah Hunian Danantara Hadir di Aceh Timur, Hutama Karya Kembali Dukung Pembangunan Huntara
Astra Dukung Peringatan Hari Desa Nasional 2026 untuk Memperkuat Pembangunan Desa
Kementerian PU Percepat Pemulihan Akses Padang–Bukittinggi yang Terdampak Longsor
Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat, Hutama Karya Bangun di 5 Provinsi
Kementerian PU Lakukan Identifikasi dan Siagakan Alat Berat Tangani Banjir Sungai di Maluku Utara

Berita Terkait

Saturday, 17 January 2026 - 18:47 WIB

Bersihkan RSUD Terdampak Bencana, Kementerian PU Siapkan 2 Puskesmas Relokasi di Aceh

Saturday, 17 January 2026 - 01:18 WIB

Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor di Aceh

Friday, 16 January 2026 - 13:00 WIB

Arus Padat, Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek

Friday, 16 January 2026 - 09:49 WIB

Rumah Hunian Danantara Hadir di Aceh Timur, Hutama Karya Kembali Dukung Pembangunan Huntara

Thursday, 15 January 2026 - 18:51 WIB

Astra Dukung Peringatan Hari Desa Nasional 2026 untuk Memperkuat Pembangunan Desa

Berita Terbaru

Olahraga

Kejutan, Samator Ungguli Medan Falcons Tirta Bhagasasi

Sunday, 18 Jan 2026 - 12:08 WIB