Ekonomi Keluarga Terdampak Pandemi, Jadi Tantangan Kaum Ibu

Saturday, 2 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati. / Ist

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati. / Ist

DAELPOS.com – Masa pandemi yang terjadi saat ini berdampak serius pada sektor ekonomi. Banyak perusahaan tutup yang menyebabkan lebih dari 3 juta kepala keluarga kehilangan pekerjaan.  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka kemiskinan bertambah menjadi 9,7 juta jiwa akibat pandemi Covid 19. Bahkan, angka perceraian pun meningkat drastis disebabkan kesulitan ekonomi. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan kondisi berat tersebut harus dihadapi oleh keluarga-keluarga Indonesia, khususnya menjadi tantangan yang berat bagi kaum ibu sebagai pilar keluarga. 

Dalam kegiatan reses virtual bertemakan “Serap Aspirasi dan Peringatan Hari Ibu Bersama Warga Masyarakat Kecamatan Cakung”, Anis menyampaikan apresiasinya terhadap para ibu yang di masa pandemi yang semakin kesulitan. Menurutnya, para ibu harus terus mendampingi anak-anaknya untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dari rumah, mendukung ketahanan keluarga saat senang maupun sempit, mengelola keuangan keluarga saat terdampak secara ekonomi, dan lain sebagainya. 

“Semua beban sekaligus tantangan tersebut dipastikan menguras energi, menguras pikiran dan menguras emosi. Namun para ibu memiliki kekuatan bertahan yang luar biasa. Tetap teguh dan mengupayakan suasana tenang atau sakinah, penuh cinta atau mawadah, dan membawa kasih sayang atau rahmah di dalam keluarga” kata Anis usai acara yang bertajuk “Membersamai Ibu Hebat di Masa Pandemi”, Minggu (27/12/2020) lalu.

Kegiatan yang digelar oleh Bidang Perempuan dan Ketahan Keluarga (BPKK) DPC PKS Cakung, Jakarta Timur itu, dihadiri sebanyak 70 peserta yang terdiri dari para Ibu dan tokoh pengelola dan pemimpin Majelis Taklim di wilayah kecamatan Cakung, Jakarta Timur.  

Melanjutkan penjelasannya, politisi Fraksi PKS ini mengatakan bahwa fraksinya tidak berdiam diri melihat situasi berat ini. PKS terus berbuat untuk membantu keluarga dan usaha masyarakat agar bisa bangkit dan berkembang.  Salah-satunya, di pertengahan bulan Desember ini Anis menyampaikan bantuan untuk UMKM yang diadvokasi olehnya dalam program kemitraan PSBI. Sebanyak 70 unit UMKM di Jakarta Timur mendapatkan bantuan barang untuk peningkatan usaha senilai Rp780 juta.  

See also  Jokowi Akan Lantik Panglima TNI, KSAD, Kepala BNPB, dan Dubes

“Bantuan diberikan dalam bentuk peralatan-peralatan sesuai bidang usaha masing-masing.  PKS berkomitmen untuk membantu bangkitnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui bantuan-bantuan yang diberikan kepada UMKM. Bukan hanya bantuan sarana usaha, tetapi juga bantuan pembinaan dan pendampingan untuk memastikan agar sarana usaha yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” lanjut Anis.

Selain bantuan untuk UMKM, melalui program kemitraan ini Fraksi PKS juga telah menggulirkan bantuan ekonomi keluarga berupa Warung Modern dan Warung Pintar serta bantuan pendidikan untuk lembaga-lembaga PAUD di wilayah Jakarta Timur.

Lebih lanjut legislator dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini menyampaikan, salah satu tugasnya selaku wakil rakyat adalah menampung semua aspirasi masyarakat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Untuk itu, kami memohon doa kepada para peserta yang hadir agar kami senantiasa konsisten dan amanah menunaikan tugas untuk bisa memberikan kontribusi terbaiknya,” pungkas Anis.

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pertanian Pascabencana di Aceh Utara
Perkuat Kolaborasi, Menpar Dorong Wisata ASEAN Ramah Lingkungan
Pasar Saham Melemah, Dirut BEI Mundur
Keren! Tol Sinaksak–Simpang Panei Raih Bintang 5, Akses ke Danau Toba Makin Lancar
Prabowo Panggil Menteri ATR Bahas Perlindungan Sawah
Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Eselon II Kemenkeu
Wajib Rangkul UMKM, Petani, Peternak, dan Nelayan: SPPG Dilarang Tolak Produk Lokal
HKA Perkuat Kompetensi Penanganan Kecelakaan Berbasis Praktik Nyata: RARC Internal sebagai Fondasi Pembelajaran Lanjutan

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 13:20 WIB

Perkuat Kolaborasi, Menpar Dorong Wisata ASEAN Ramah Lingkungan

Friday, 30 January 2026 - 13:14 WIB

Pasar Saham Melemah, Dirut BEI Mundur

Friday, 30 January 2026 - 09:03 WIB

Keren! Tol Sinaksak–Simpang Panei Raih Bintang 5, Akses ke Danau Toba Makin Lancar

Thursday, 29 January 2026 - 14:24 WIB

Prabowo Panggil Menteri ATR Bahas Perlindungan Sawah

Thursday, 29 January 2026 - 14:12 WIB

Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Eselon II Kemenkeu

Berita Terbaru