MenKopUKM Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM agar Pasar Ekspor Meningkat

Friday, 22 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam kondisi penurunan potensi ekspor saat ini, khususnya akibat adanya pandemi, diperlukan terobosan-terobosan agar ekspor produk-produk Indonesia tidak hanya dipertahankan, namun bisa terus ditingkatkan.

Hal itu dipaparkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara Webinar Nasional bertajuk Penguatan Sektor UMKM dalam Mengakselerasi Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi, Jumat (22/1/2021).

Dalam acara yang diselenggerakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang itu, Teten juga menegaskan bahwa Jepang merupakan mitra penting dalam perdagangan internasional. Hubungan diplomatik sudah terjalin sejak penghujung era 1950-an. Indonesia selalu mengalami surplus dalam perdagangan dengan Jepang.

Jepang adalah negara kedua mitra dagang terbesar Indonedia setelah China dengan pangsa pasar ekspor dari Indonesia sekitar 10 persen.

Menurut Teten, sesuai data Atase Perdagangan Indonesia dinTokyo tahun 2020, potensi ekspor produk Indonesia ke Jepang selama ini berupa produk pangan olahan, hortikultura/pertanian, spare part otomotif, furnitur, dan energi terbarukan.

“Peluang inilah ingin kita ambil agar dimanfaatkan para pelaku UMKM di tanah air,” ujar MenKopUKM.

MenKopUKM optimistis, forum webinar yang diselenggarakan KBRI dan PPI Jepang dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM di Indonesia untuk belajar hingga meningkatkan daya saing produknya sehingga dapat segera masuk ke pasar Jepang maupun negara lainnya.

“Untuk memperbesar kapasitas UMKM agar berkontribusi dalam ekspor nasional, KemenKopUKM tahun ini akan mendorong UMKM masuk ke sektor formal, mendorong pengelolaan UMKM berkoperasi/berkelompok dalam skala ekonomis, hingga mengembangkan UMKM berbasis komoditi unggulan. Termasuk dengan meningkatkan UMKM ke ekosistem digital,” ujar Teten.

Program-program strategis tersebut merupakan prioritas KemenKopUKM untuk mendukung UMKM naik kelas dan go global. Dengan program tersebut diharapkan UMKM lebih mudah masuk ke dalam rantai pasok global dan pasar ekspor.

See also  SeskemenkopUKM: UMKM Adalah Nyawa dan Roh Ekonomi Nasional

Teten juga mengajak PPI Jepang sebagai salah satu mitra strategis Pemerintah Indonesia untuk bahu-membahu memberdayakan dan mempromosikan produk-produk UMKM Indonesia.

“Saya ingin setelah Saudara-saudari menyelesaikan studi di Jepang, segeralah kembali ke tanah air, ambil bagian mendekatkan 64 juta pelaku UMKM dan 97% tenaga kerja dengan berbagai inovasi dan teknologi unggul,” ucap MenKopUKM.

Pemulihan Ekonomi UMKM

Pada kesempatan itu, Teten juga menekankan bahwa pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19 harus dimulai dengan memulihkan UMKM dan koperasi di dalam negeri. Sebab, 99% pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM dan menyerap 97% tenaga kerja.

Oleh karena itu, pada 2020, pemerintah mengeluarkan kebijakan dalam rangka percepatan pemulihan UMKM dan koperasi dari dampak pandemi. Stimulus yang diberikan berupa Subsidi Bunga KUR dan Non KUR, KUR Super Mikro, insentif pajak, tambahan modal kerja koperasi melalui LPDB-KUMKM, dan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Dari hasil Survei Dampak Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terhadap UMKM yang dirilis Lembaga Demografi – LPEM FEB UI menunjukan, program-program UMKM tersebut dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM.

“Mayoritas responden menggunakan dana program bantuan pemerintah untuk pembelian bahan baku (34%) dan pembelian barang modal (33%),” pungkas MenKopUKM.

Berita Terkait

100 Ribu Jemaah Padati Monas, Zikir dan Doa Kebangsaan Jadi Pembuka HUT Ke-81 RI
Longsor Tutup Akses Jalan Lembah Anai, Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan dalam Hitungan Jam
Kementerian PU Gerak Cepat, 14 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Seram Bagian Timur
Fasilitas Lengkap dan Modern, Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Lhokseumawe Siap Fungsional
Lantik Lulusan IPDN, Prabowo Berpesan untuk Layani Rakyat dan Sederhanakan Birokrasi
Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas
Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda
Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

Berita Terkait

Sunday, 2 August 2026 - 07:38 WIB

100 Ribu Jemaah Padati Monas, Zikir dan Doa Kebangsaan Jadi Pembuka HUT Ke-81 RI

Friday, 31 July 2026 - 18:42 WIB

Longsor Tutup Akses Jalan Lembah Anai, Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan dalam Hitungan Jam

Thursday, 30 July 2026 - 17:47 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat, 14 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Seram Bagian Timur

Thursday, 30 July 2026 - 17:23 WIB

Fasilitas Lengkap dan Modern, Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Lhokseumawe Siap Fungsional

Thursday, 30 July 2026 - 11:58 WIB

Lantik Lulusan IPDN, Prabowo Berpesan untuk Layani Rakyat dan Sederhanakan Birokrasi

Berita Terbaru