KLHK-Wanadri Kembangkan Pengelolaan Taman Buru

Friday, 29 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – KLHK mengapresiasi Organisasi Wanadri yang telah lama terlibat secara aktif dalam upaya konservasi dan rehabilitasi hutan khususnya di Provinsi Jawa Barat.

Salah satu bentuk kerjasama yang tengah berjalan sejak 2007 adalah pengelolaan Taman Buru Masigit Kareumbi, Jawa Barat.

“Kami dengan Balai Besar KSDA Jawa Barat telah bekerja sama dalam pengelolaan Taman Buru Masigit Kareumbi. Hingga saat ini kita sudah masuk PKS yang ketiga, sejak dimulai tahun 2007,” ujar Ketua Wanadri , Rafi Respati saat diterima oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Jakarta, (29/1).

Wanadri berharap pengelolaan Taman Buru kedepan dapat lebih baik, karena menurutnya pengelolaan saat ini belum secara utuh berfungsi sesuai dengan yang diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku. Taman buru adalah kawasan hutan yang ditetapkan sebagai tempat diselenggarakan perburuan satwa buru secara teratur. “Kesalahan dalam pengelolaan taman buru bisa jadi pintu kepunahan satwa,” imbuhnya.

Untuk itu Wanadri menyerahkan cetak biru usulan pengelolaan taman buru Masigit Kareumbi seluas kurang lebih 12.500 ha kepada Menteri LHK. Salah satu kegiatan yang sedang berjalan adalah kegiatan penangkaran Rusa Timor. Penangkaran Rusa Timor diyakini dapat mendukung kedaulatan pangan. Selain itu dengan semakin baiknya pengelolaan Taman Buru Masigit Kareumbi, Wanadri berharap dapat berkembang pula wisata alam disana.

Menanggapi hal tersebut Menteri Siti sangat mengapresiasi, bahkan secara khusus meminta agar usulan Wanadri ini segera diwujudkan agar menjadi model keberhasilan pengelolaan taman buru secara kolaboratif di Indonesia.

“Ini langsung saja dipersiapkan menjadi contoh, jadi ketahuan kebutuhan persisnya dan harus seperti apa nantinya, jadi kita tahu bentuknya bagaimana, sambil dilakukan penataan regulasinya. Saya memikirkan Taman Buru ini sebagai bagian penting strategi Ekowisata “ ujar Menteri Siti.

See also  PANRB Bahas Jabatan Non-Manajerial dalam RPP Manajemen ASN

Pada kesempatan tersebut Wanadri juga menyampaikan kepeduliannya terhadap rehabilitasi mangrove di wilayah Ciageng-Pamanukan, seiring adanya tingkat abrasi tinggi yang mengancam usaha petani tambak disana.

Wanadri juga menyampaikan rencananya untuk membuat aplikasi peta jalur pendakian gunung di seluruh Indonesia dalam versi digital yang dapat diakses secara online dan offline oleh para pendaki, dan terintegrasi dengan KLHK.

Mendengar hal tersebut, Menteri Siti menjelaskan bahwa rehabilitasi mangrove merupakan salah satu program KLHK yang saat ini gencar dilakukan salah satunya melalui Padat Karya Penanaman Mangrove. Keberhasilan rehabilitasi mangrove disebutnya akan mendukung target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) nasional. Dirinya pun meminta rehabilitasi mangrove di Subang ini dapat menjadi salah satu contoh dalam pengembangan sistem knowledge management mangrove tingkat tapak hingga bernilai karbon. KLHK sedang mengembangkan sistem credit carbon terutama untuk rakyat sejalan dengan upaya pemahaman dan pelaksanaannya nanti bersama masyarakat.

Terkait rencana aplikasi digital peta jalur pendakian, Menteri Siti menyambut baik inisiatif tersebut. Melalui aplikasi digital peta jalur pendakian ini diharapkan Menteri Siti akan membentuk pendaki-pendaki gunung yang bertanggung jawab, sehingga aktivitas pendakian gunung tidak lagi berujung rusaknya hutan dan lingkungan, termasuk kebakaran hutan di Jawa pada waktu lalu terdeteksi karena sebab utama pendakian secara ilegal.

Hadir dalam audiensi ini Agus Pambagyo, Penasihat Senior Menteri (PSM), Wiratno Dirjen KSDAE, Helmi Basalamah Kepala Badan P2SDM, Hudoyo Dirjen DASRH, Hani Adiati Staf Khusus Menteri (SKM), dan Nunu Anugrah Kepala Biro Humas.(*)

Berita Terkait

Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Pastikan Dukungan Penuh Proses Evakuasi
Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS, Ditargetkan Rampung Akhir Januari
Menteri Dody Tinjau Normalisasi Aek Doras untuk Pemulihan Pascabencana di Sumut
Menteri PU Tinjau Penanganan Banjir Aek Garoga, Dorong Normalisasi Sungai dan Solusi Jangka Panjang
 Kementerian PU Dukung Pelepasan Tim Liputan Khusus Bangkit Sumatera LKBN Antara
Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera, Menteri Dody dan Menko AHY Resmikan Hunian Pertama Kementerian PU di Aceh Tamiang
Deklarasi Indonesia Bersinar, Mendes Yandri Tegaskan Komitmen Perang Terhadap Narkoba
Kementerian PU Terjunkan Mahasiswa Politeknik PU ke Aceh dan Sumatera Utara

Berita Terkait

Sunday, 25 January 2026 - 23:04 WIB

Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Pastikan Dukungan Penuh Proses Evakuasi

Saturday, 24 January 2026 - 14:44 WIB

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS, Ditargetkan Rampung Akhir Januari

Saturday, 24 January 2026 - 14:16 WIB

Menteri Dody Tinjau Normalisasi Aek Doras untuk Pemulihan Pascabencana di Sumut

Saturday, 24 January 2026 - 14:13 WIB

Menteri PU Tinjau Penanganan Banjir Aek Garoga, Dorong Normalisasi Sungai dan Solusi Jangka Panjang

Friday, 23 January 2026 - 07:47 WIB

 Kementerian PU Dukung Pelepasan Tim Liputan Khusus Bangkit Sumatera LKBN Antara

Berita Terbaru

foto dok. IG Jkt.livinmandiri / ist

Olahraga

Livin’ Mandiri Menutup Seri Bandung dengan Hasil Manis

Monday, 26 Jan 2026 - 15:04 WIB

Megapolitan

BPBD DKI Pastikan Seluruh Genangan di Jakarta Telah Surut

Monday, 26 Jan 2026 - 14:33 WIB